Abu Dhabi Mengarahkan Semua Hotelnya Menyediakan Makanan Halal Yahudi

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Abu Dhabi mengirimkan surat edaran kepada manajer semua hotel di ibukota UEA tersebut, berisikan: “Berdasarkan komitmen kementerian untuk memastikan tersedianya makanan tertentu untuk semua pengunjung dan turis di Emirat Abu Dhabi, semua perusahaan hotel diminta untuk memasukkan pilihan makanan halal yahudi dalam menu layanan kamar dan semua gerai makanan dan minuman di tempat mereka."

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,10 Sep 2020,03:20 PM

Abu Dhabi, SPNA – Otoritas Emirat Abu Dhabi mengeluarkan surat edaran ke semua hotel mereka untuk memasukkan makanan kosher (makanan halal menurut agama yahudi)  dalam menu mereka, sebagai persiapan untuk menerima turis Israel.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Abu Dhabi mengirimkan surat edaran kepada manajer semua hotel di ibukota UEA tersebut, berisikan: “Berdasarkan komitmen kementerian untuk memastikan tersedianya makanan tertentu untuk semua pengunjung dan turis di Emirat Abu Dhabi, semua perusahaan hotel diminta untuk memasukkan pilihan makanan halal yahudi dalam menu layanan kamar dan semua gerai makanan dan minuman di tempat mereka."

Semua perhotelan juga dituntut untuk memiliki sertifikat kosher, dan mengalokasikan area khusus di dapur hotel untuk menyiapkan makan halal yahudi tersebut.

Selain itu, setiap hotel juga diminta untuk memberikan label pada setiap makanan yang memenuhi kelayakan kosher, sesuai dengan sertifikasi yang diperoleh.

Beberapa hari yang lalu, akun Arab Israel mengatakan bahwa lisensi resmi telah diberikan oleh Otoritas Rabi Bidang Kosher untuk sebuah restoran halal Yahudi di ibukota UEA, Abu Dhabi.

Akun tersebut menambahkan bahwa meskipun pembukaan restoran adalah "sebuah langkah kecil", itu memiliki "implikasi besar" setelah kesepakatan untuk menormalisasi hubungan antara UEA dan Israel.

Pada Kamis (13/08/2020), Presiden AS mengumumkan bahwa UEA dan Israel telah mencapai kesepakatan untuk menormalkan hubungan di antara mereka, dan para pejabat mengatakan bahwa kesepakatan itu muncul setelah pembicaraan yang berlangsung selama 18 bulan.

Israel mengonfirmasi bahwa upacara penandatanganan perjanjian damai antara itu dan UEA akan berlangsung di Gedung Putih pada Selasa (15/09/2020).

(T:NA/S: Palinfo)

 

leave a reply
Posting terakhir