Pasca Normalisasi Bahrain-Israel, Duta Besar Palestina Tinggalkan Manamah

Kecewa dengan normalisasi hubungan Bahrain-Israel, Palestina tarik kembali Duta Besar mereka di Manamah. Negara Arab itu diharapkan tidak melupakan penjajahan Zionis terhadap Palestina.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,13 Sep 2020,09:45 AM

Tepi Barat, SPNA - Duta Besar Palestina untuk Bahrain, Khalid Ariff, Sabtu (12/09), meninggalkan Ibu Kota Manamah dan kembali ke Palestina pasca pengumuman normalisasi hubungan antara Bahrain dan Israel.

Keputusan tersebut dilakukan atas permintaan Menteri Luar Negeri Palestina, Riyadh Al-Maliki. Ia dipanggil untuk dimintai penjelasan terkait sikap mengejutkan dari negara Arab tersebut.

Sehari sebelumnya, Jumat (11/09), para pemimpin Palestina telah mengeluarkan pernyataan mengutuk jalinan hubungan diplomasi Bahrain dengan Israel.

Hal itu dianggap sebagai pengkhianatan terhadap warga Palestina yang hidup puluhan tahun di bawah jajahan Israel. Juga bertentangan dengan resolusi Arab yang menolak damai dengan negara Yahudi tersebut  kecuali melalui imbalan kemerdekaan bagi Palestina.

 Otoritas Palestina juga meminta Bahrain untuk segera merevisi keputusan normalisasinya. Serta kembali memberikan dukungan penuh untuk Palestina.

(T.H/S: Maannews)

leave a reply
Posting terakhir

Pasca Normalisasi Bahrain; Yaman Tegaskan Sikapnya Mengenai Masalah Palestina

Dalam tweet yang diposting di akun resmi kementerian, Menteri Luar Negeri Muhammad al-Hadhrami menyatakan bahwa Republik Yaman akan selalu berpihak pada Negara Palestina hingga hak-haknya tidak dapat dicabut lagi, yang paling utama adalah berdirinya Palestina sebagai negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.