Washington dan Tel Aviv Tolak Resolusi PBB Terkait Pemberantasan Covid-19

Resolusi PBB yang mengajak dunia internasional bersinergi dalam memerangi virus Corona, ditolak Amerika dan Israel.  Penolakan tersebut punya hubungan erat dengan keluarnya Negara Paman Sam itu dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,13 Sep 2020,09:50 AM

Kairo, SPNA - Washington dan Tel Aviv memberikan suara menentang resolusi Majelis Umum PBB yang menyerukan "tanggapan yang komprehensif dan terkoordinasi" oleh negara-negara dunia untuk memerangi epidemi Corona di bawah pengawasan Organisasi Kesehatan Dunia.

Keputusan tersebut menekankan peran penting WHO dalam mengelola urusan kesehatan di seluruh dunia.

Selain Amerika dan Israel, 169 negara anggota PBB lainnya setuju dengan amanat yang dikeluarkan organisasi terbesar dunia tersebut. Sementara Ukraina dan Hungaria menolak untuk memberikan pilihan.

Perlu dicatat bahwa Amerika beberapa bulan yang lalu baru saja keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia  (WHO),  yang bernaung di bawah payung PBB. Washington menilai WHO tidak melakukan tugasnya dengan baik terkait Covid-19.

Resolusi PBB terbaru terkait penanganan Covid-19 itu berisi enam puluh poin. Melaluinya PBB menyeru negara dunia untuk memperkuat kerja sama dan solidaritas internasional untuk mengatasi bencana Corona.

Namun demikian, setiap negara masih memiliki kebebasan untuk melakukan pengembangan vaksin serta pengobatan mutakhir demi menyelamatkan warganya masing-masing.

 Adapun negara-negara yang sedang dihempas konflik, mereka dimintai untuk lebih mengutamakan warga daripada kepentingan perebutan kekuasaan dan wilayah.

Dikutip dari Rt.Arabic, Resolusi yang ditolak Amerika dan Israel tersebut mengajak negara anggota PBB kepada usaha penguatan kerjasama pangan, pertanian antar negara, strategi pemulihan ekonomi bersama.

(T.HN/S:Rt.Arabic )

leave a reply
Posting terakhir