Kuwait Tolak Menjadi Presidium Pertemuan Liga Arab Ke-54

Kuwait merupakan negara ketiga yang menyatakan keengganannya tersebut, setelah Palestina dan Qatar.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,30 Sep 2020,05:45 PM

Kuwait, SPNA – Negara Kuwait pada Selasa (29/09/2020) menyatakan keengganannya untuk memimpin Pertemuan Liga Arab Ke-154, sebagai bentuk ekspresi atas penolakan terhadap normalisasi dan sikap Liga Arab baru-baru ini.

Dilansir oleh Palinfo, Kuwait merupakan negara ketiga yang menyatakan keengganannya tersebut, setelah Palestina dan Qatar.

Sebelumnya Otoritas Palestina telah terlebih dahulu memboikot pertemuan Liga Arab kali ini, sehubungan dengan sikap Sekretariat Jenderal Liga Arab yang mendukung Emirates dan Bahrain perihal normalisasi hubungan dengan negara ilegal Israel. Normalisasi tersebut sendiri merupakan salah satu bentuk pelanggaran terhadap visi perdamaian Arab yang menjadi cikal bakal berdirinya Liga Arab pada tahun 1945.

Sebagai catatan, posisi presidium sidang pada pertemuan Liga Arab selalu digilir sesuai urutan abjad dari nama negara anggota.

Setelah Palestina, Qatar juga meminta maaf dan menyatakan keengganan untuk memimpin pertemuan Liga Arab sesi ini menggantikan Otoritas Palestina. Keengganan tersebut disampaikan melalui sebuah pesan yang dikirim oleh Delegasi Jenderal Qatar untuk Liga Arab.

Qatar menegaskan bahwa negaranya akan tetap menjalankan tugas sebagai presidium sesuai dengan jatahnya, yaitu pada pertemuan ke-155 Maret mendatang.

(T:NA/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir