Arab Saudi Umumkan Langkah-langkah Baru Pelaksanaan Umrah

Sebagai bagian pencegahan COVID-19, barikade yang ditempatkan di sekitar Ka'bah dan Hajar Aswad akan tetap di tempatnya dan pengunjung akan dilarang menyentuhnya

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,01 Oct 2020,11:18 AM

Riyadh, SPNA - Arab Saudi, Selasa (29/09/2020), mengumumkan langkah-langkah baru pelaksanaan umrah, yang ditangguhkan selama enam bulan akibat wabah COVID-19.

Sebagai bagian pencegahan COVID-19, barikade yang ditempatkan di sekitar Ka'bah dan Hajar Aswad akan tetap di tempatnya dan pengunjung akan dilarang menyentuhnya, kantor berita resmi SPA melaporkan.

Masjid al-Haram, tempat Ka'bah berada, akan didesinfeksi 10 kali sehari, kata SPA, seraya menambahkan bahwa ruang karantina sudah disiapkan untuk pengunjung yang menunjukkan gejala COVID-19.

Pekan lalu, Arab Saudi mengumumkan bahwa secara bertahap akan mencabut larangan perjalanan terkait COVID-19 untuk umrah mulai awal bulan Oktober.

Keputusan untuk mengizinkan dimulainya kembali Umrah, atau haji kecil yang dilakukan oleh umat Islam, muncul setelah penangguhan selama hampir enam bulan.

Mulai 4 Oktober, warga Saudi dan penduduk asing kerajaan akan diizinkan untuk melakukan umrah di Masjid al-Haram, atau Masjid Agung, di Makkah dengan kapasitas 30% atau 6.000 orang per hari.

Sementara itu, pada 18 Oktober, kerajaan Teluk itu akan mengizinkan 15.000 jemaah haji setiap hari untuk melakukan umrah dan sholat di Al-Masjid al-Nabawi, atau Masjid Nabawi, di Madinah.

SPA mengatakan, jamaah lokal dan internasional yang datang untuk umrah dan beribadah akan diterima mulai 1 November, sedangkan Masjid al-Haram dan Al-Masjid al-Nabawi akan dibuka untuk ibadah dalam kapasitas penuh dengan mengambil langkah-langkah perlindungan COVID-19.

Karena pandemi, haji tahun ini terbatas untuk mereka yang tinggal di Arab Saudi, dan jemaah haji dari luar negeri tidak diterima.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir