Angkatan Laut Tunisia Selamatkan 30 Imigran Gelap di Perairan Mediterania

Kedua kapal ini berlayar dari Pulau Djerba pada Rabu malam (29/09/2020) dengan keberangkatan terpisah. Kapal pertama mengalami kerusakan teknis di perairan 18 mil laut dari kota Sfax, sementara kapal kedua mogok di perairan Tacrimas, 15 mil laut dari pulau Djerba.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,03 Oct 2020,04:25 PM

Tunis, SPNA – Angkatan laut Tunisia pada Kamis (30/09/2020), menyelamatkan 30 imigran gelap Tunisia yang sedang terdampar di Laut Mediterania akibar gangguan teknis yang dialami kapal mereka.

Kementerian Pertahanan Tunisia dalam pernyataannya mengatakan bahwa para pemuda yang diselamatkan berusia antara 20 hingga 40 tahun, di antaranya seorang wanita.  Pernyataan kementerian menambahkan bahwa tujuan kedua kapal itu adalah pantai Italia.

Kedua kapal ini berlayar dari Pulau Djerba pada Rabu malam (29/09/2020) dengan keberangkatan terpisah.  Kapal pertama mengalami kerusakan teknis di perairan 18 mil laut dari kota Sfax, sementara kapal kedua mogok di perairan Tacrimas, 15 mil laut dari pulau Djerba.

Sebelumnya pada bulan Juli, Angkatan Laut Tunisia menyelamatkan 70 imigran yang juga terdampar di perairan internasional akibat kerusakan kapal. Menurut pemerintah Italia, hampir setengah dari 11 ribu migran gelap yang menuju Italia berangkat dari Tunisia. Sementara yang lainnya kebanyakan berangkat dari Libya yang sedang dilanda perang.

(T.NA/S: RT Arabic)  

leave a reply