Erdogan Minta Armenia Tarik Pasukannya dari Wilayah Azerbaijan

Dalam pertemuannya dengan Sekretaris NATO, Erdogan meminta Armenia untuk segera keluar dari wilayah Azerbaijan. Armenia dianggap telah menyalahi konsensus damai internasional.]

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,06 Oct 2020,10:22 AM

Ankara, SPNA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, memperbarui permintaan penarikan pasukan Armenia dari "tanah Azerbaijan yang diduduki".

Selama pertemuan dengan Stoltenberg pada hari Senin (05/10/2020), di Kompleks Kepresidenan di Ankara, Erdogan mengatakan, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Komunikasi Kepresidenan Turki, bahwa resolusi Dewan Keamanan PBB dan organisasi keamanan lainnya di Eropa menuntut penarikan segera Armenia tanpa prasyarat apa pun dari wilayah Azerbaijan yang diduduki.

Pada 27 September (bulan lalu), bentrokan bersenjata meletus di jalur kontak antara pasukan Azerbaijan dan Armenia di wilayah Nagorno Karabakh dan daerah sekitarnya. Itu merupakan eskalasi paling berbahaya antara kedua pihak dalam lebih dari 20 tahun terakhir.

Turki dianggap sebagai sekutu utama Azerbaijan, yang berperang sengit melawan pasukan Armenia di Nagorno Karabakh. Azerbaijan berusaha mendapatkan kembali kendali atas wilayah yang hilang selama perang dengan pihak Armenia pada tahun 1992-1994.

(T.HN/S: Arabic.Rt)

leave a reply