Ribuan Warga Kembali Berdemo Menuntut Netanyahu Mundur

Dilansir Maannews, aksi tersebut memasuki pekan ke 16 dan dimotori gerakan Bendera Hitam. Aksi demo terjadi di ratusan lokasi di kota Tel Aviv, Alquds, Bersheba, dan beberapa kota - kota lain.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,11 Oct 2020,12:42 PM

Tel Aviv, SPNA - Ribuan warga Israel kembali berdemo di beberapa wilayah untuk  menurunkan Netanyahu, Sabtu (10/10).

Dilansir Maannews, aksi tersebut memasuki pekan ke 16 dan dimotori gerakan Bendera Hitam. Aksi demo terjadi di ratusan lokasi di kota Tel Aviv, Alquds, Bersheba, dan beberapa kota - kota lain.

Para demonstran secara rutin setiap akhir pekan melakukan unjuk rasa menuntut Netanyahu mundur menyusul kasus korupsi yang menjeratnya serta langkah Pemerintah yang dianggap merugikan warga Israel.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum Israel menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terlibat kasus penyelewengan kekuasaan. Dikutip dari Reuters, Netanyahu dituding menerima hadiah dari ratusan ribu syikal dari pengusaha Arnon Milchan dan James Baker.

 

Netanyahu juga berkoordinasi dengan Kepala kantor berita Yediot Ahronot, untuk melemahkan “Israel Heyom”. Sebagai ganti, Netanyahu mendapat liputan yang mendukungnya.

 

Netanyahu juga dituduh meyuap pemilik situs web Walla, Shaul Elovitch untuk mendapatkan liputan simpatik kepadanya dan istrinya, Sarah.

 

Disaat yang sama Danny Weiss mengatakan bahwa 43% warga Israel menuntut agar Netanyahu mengundurkan diri.

Menurut analis politik Channel 13 Israel tersebut, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah menjadi ancaman bagi Israel serta merusak citra Israel di mata dunia. Netanyahu bersedia mengorbankan partai yang mengusungnya “Likud” agar tetap berkuasa.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir