11 Imigran Ilegal Ditemukan Tewas di Pantai Tunisia

Sebanayak 11 migran ilegal ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh penjaga pantai Tunisia. Misi pencarian sisa korban masih terus berlangsung.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,12 Oct 2020,04:47 PM

Sfaxs, SPNA - Seorang pejabat keamanan Tunisia, Minggu (11/10/2020), mengatakan bahwa pasukan penjaga pantai berhasil menemukan 11 mayat imigran Afrika yang kapalnya tenggelam di lepas pantai Sfax.

Kantor Berita Tunis Afrique Presse (TAP) mengutip dari pejabat keamanan mengatakan bahwa mayat-mayat itu terdiri dari delapan wanita dan tiga anak-anak. Para Imigran tersebut mencoba menyeberangi Mediterania ke pulau Lampedusa di Italia.

Kapal yang mereka tumpangi berisi 29 orang. Penjaga Pantai masih melanjutkan upayanya untuk menemukan penumpang yang tersisa.

Tahun lalu, hampir 90 imigran Afrika tewas ketika kapal mereka tenggelam dalam salah satu kecelakaan terparah di lepas pantai Tunisia.

Di sisi lain, juru bicara resmi Garda Nasional Tunisia, Brigjen Hossam El Din El Gabbeli, mengumumkan bahwa negaranya telah menggagalkan 32 perjalanan imigrasi ilegal di lepas pantai Tunisia.

“Dalam konteks usaha negara dalam menanggulangi fenomena migrasi ilegal, Penjaga Pantai berhasil menggagalkan 32 penyeberangan perbatasan laut secara sembunyi-sembunyi dan menanggkap 262 imigran ilegal.” Kata El Gabbeli.

(T.HN/S: Arabic.Sputniknews)

leave a reply