Ismail Haniyeh: Trump Minggat, Yerusalem Kembali Jadi Milik Kita

Meski demikian, Haniyeh mengajak para elit politik Palestina agar berhati-hati agar tidak terjebak kembali dalam "lubang" negosiasi dengan Amerika Serikat.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,08 Nov 2020,11:19 AM

Gaza, SPNA - Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, Sabtu (07/11/2020), mengatakan kekalahan Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat (AS) akan membawa dampak baik untuk Palestina.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah konferensi seputar penanggulangan normalisasi hubungan dengan Israel. "Trump yang selama ini berusaha merebut Yerusalem  telah "lenyap", sedangkan Yerusalem tidak akan pernah lenyap," ucapnya.

Meski demikian, Haniyeh mengajak para elit politik Palestina agar berhati-hati agar tidak terjebak kembali dalam "lubang" negosiasi dengan Amerika Serikat. Hal itu disebabkan bahwa ekosistem politik di Negeri Paman Sam saat ini belum stabil, pasca terpilihnya presiden baru.

Ia juga meminta seluruh faksi Palestina untuk kompak menentang The Deal of The Century, politik aneksasi Israel dan normalisasi bangsa Arab dengan Zionis.

Pemilu AS yang berlangsung pada Selasa (03/11/2020) berhasil mendatangkan Presiden baru. Joe Biden berhasil mengalahkan Donald Trump dengan selisih suara yang signifikan.

Selama empat tahun pemerintahan Trump, Amerika menjalin hubungan yang sangat intim dengan Israel. Sejumlah kebijakan penting mereka sering merugikan Palestina. Seperti pemindahan Keduaan Besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem, dan pengesahan permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat.

(T.HN/S: Ramallah)

leave a reply
Posting terakhir