Grand Syekh Al-Azhar: Bermain-main dengan Perasaan Manusia Bukan Kebebesan Berekspresi

Syekh Ahmad Thayyib menyatakan "Apakah bijaksana mengambil risiko dan bermain-main dengan perasaan jutaan manusia demi karikatur yang menyinggung. Saya tidak dapat memahami makna kebebasan berekspresi ini?”.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,09 Nov 2020,03:05 AM

Kairo, SPNA – Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmed Al-Tayeb, menjamu Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, Minggu (08/11/2020), di Kairo. Grand Syekh berkata kepada Menteri Luar Negeri Prancis, "Apakah bijaksana mengambil risiko dan bermain-main dengan perasaan jutaan manusia demi karikatur yang menyinggung. Saya tidak dapat memahami makna kebebasan berekspresi ini?”.

Grand Syekh Al-Azhar menambahkan bahwa Nabi Muhammad Saw. merupakan rahmat bagi umat Islam maupun Prancis dan cahaya abadi yang dikirim oleh Tuhan kepada umat manusia.

“Hati saya memiliki ruang untuk berdialog dan bekerja dengan Anda dan dengan semua orang, tapi saya ingin mengatakan bahwa serangan terhadap Nabi Muhammad Saw. benar-benar tak bisa diterima sama sekali,” ujar Syekh Ahmad Thayyib.

Grand Syekh Al-Azhar menjelaskan bahwa orang tidak memegang kamus untuk memverikasi perbedaan antara istilah dan artinya.

“Bahwa istilah yang Anda gunakan telah menyinggung semua orang muslim. Ini adalah hal yang tidak manusiawi dan tidak sejalan dengan peradaban,” ujar Syekh Ahmad Thayyib.

Syekh Ahmad Thayyib menyatakan bahwa Al-Azhar siap bekerja sama dengan Prancis untuk memperbaiki kesalahpahaman tentang Islam dan melawan ideologi ekstremis di Prancis dan Eropa. Al-Azhar siap menyediakan program khusus untuk memperkenalkan Islam dan aturannya yang benar dalam menyebarkan moderasi, dan toleransi Islam.

(T.NA/S: Shorouk News)

leave a reply
Posting terakhir

Hamas peringatkan agar Israel tidak bermain api

Jika Israel berfikir untuk menyerang Gaza, maka mereka akan membayar akibatnya dengan harga mahal. Siapa yang mencoba menyakiti Gaza maka Gaza akan menyakiti mereka,’’ seperti dilansir Maannews