Peace Now: Permukiman Ilegal Yahudi Bertambah Dua Kali Lipat di Era Donald Trump

Organisasi Peace Now mengumumkan bahwa jumlah permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat bertambah dua kali lipat selama Amerika dipimpin oleh Donald Trump. Joe Biden dipercaya dapat mengembalikan citra Amerika yang belakangan dipandang berpihak dalam kasus Israel-Palestina.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,10 Nov 2020,10:24 AM

Tel Aviv, SPNA - Salah satu organisasi nirlaba Israel pemantau perkembangan permukiman ilegal Yahudi, Peace Now, melaporkan bahwa perumahan Yahudi yang dibangun secara ilegal di Tepi Barat selama empat tahun pemerintahan Donald Trump meningkat dua kali lipat.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublis pada Senin (09/11/2020), Peace Now menyampaikan bahwa ada pergeseran kebijakan dari Negeri Paman Sam terkait permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat. Pemerintahan Donald Trump terus mendukung usaha otoritas Zionis untuk memperluas wilayah caplokan.

Lembaga advokasi liberal dan kelompok aktivis Israel tersebut menambahkan, di bawah dukungan Trump, Netanyahu berhasil merealisasikan mimpi aneksasinya di Tepi Barat.

"Selama empat tahun terakhir (2017-2020), (pemerintah Israel) berhasil meresmikan sebanyak 26.331 hunian baru di sejumlah permukiman ilegal, berbanding 10.331 unit periode 2013-2016," tulis Peace Now.

Peace Now memprediksikan Presiden Terpilih Amerika yang baru, Joe Biden, dapat mengembalikan kembali citra Amerika sebagai pembawa perdamaian dan penengah dalam konflik yang sedang berlangsung.

Peace Now adalah organisasi non-pemerintah, "advokasi liberal" dan kelompok aktivis di Israel dengan tujuan mempromosikan solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

(T.HN/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir