Hamas: Serangan Roket dari Gaza Tidak Disengaja

Salah satu gerakan perjuangan kemerdekaan Palestina, Hamas, mengaku bahwa dua roket yang meluncur dari Gaza bukanlah sebuah serangan yang disengaja. Dua misil tersebut aktif dengan sendirinya akibat perubahan cuaca.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,16 Nov 2020,09:22 AM

Tel Aviv, SPNA - Militer Israel, Minggu (15/11/2020), kembali melakukan serangan ke Gaza dengan mengerahkan pesawat tempur dan artileri. Serangan itu oleh Israel disebutkan sebagai balasan atas penembakan dua roket dari Gaza mengarah ke Kota Ashdod Israel.

Dilansir dari media Israel, Channel 13, beberapa saat pasca gempuran Israel, Hamas mencoba menghubungi pihak mesir sebagai mediator untuk menjelaskan kepada Israel bahwa serangan roket tersebut tidak berlangsung dengan sengaja.  Dua roket yang berasal dari gudang senjata Hamas aktif dengan sendirinya akibat perubahan cuaca.

Dari media Israel tersebut juga diketahui bahwa Mesir telah berhasil mendamaikan kedua pihak dan kondisi di wilayah tersebut kembali kondusif.

Militer Israel, Minggu (15/11/2020), mengirimkan pesawat tempur ke Gaza untuk membombardir sejumlah tempat yang diduga tempat persembunyian pejuang Palestina.

Dikutip dari media lokal, Palinfo, pesawat tempur Israel setidaknya memuntahkan misilnya di tiga titik sasaran.

Dua di antaranya jatuh di dekat bekas Bandara Gaza di timur Rafah. Namun demikian beruntung tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam serangan tersebut.

Selian itu, militer zionis juga menembakkan artileri mereka ke wilayh Hayy Zaitun.

Militer Israel mengklaim mendapatkan serangan dua roket dari Gaza. Dua misil tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa karena hanya jatuh di wilayah terbuka di Ashdod.

(T.HN/S: Ramallah)

leave a reply