40 Anggota Kongres AS Kecam Pembangunan Ribuan Hunian Ilegal Yahudi di Al-Quds

40 Anggota Kongres menuntut Gedung Putih menghentikan ekspansi hunian ilegal Israel di wilayah Palestina yang menyebabkan penggusuran warga di Tepi Barat.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,18 Nov 2020,12:51 PM

Washington, SPNA  - Sebanyak 40 Anggota Kongres menuntut Pemerintah Amerika Serikat menghentikan ekspansi hunian ilegal Israel di wilayah Palestina yang menyebabkan penggusuran puluhan warga di Tepi Barat.

Melalui surat yang disampaikan kepada Menlu AS, Mike Pompeo, Selasa (17/11/2020), anggota Kongres berasal dari Partai Demokrat tersebut mengutuk penggusuran rumah warga  Palestina di Khirbet Humsa yang menyebabkan 73 warga sipil kehilangan tempat tinggal. 41 diantaranya adalah anak-anak.

Mereka juga meminta agar pemerintah AS tegas menolak  ekspansi hunian ilegal Israel yang secara nyata melanggar hukum internasional.

Petisi tersebut disampaikan saat Pompeo mengumumkan rencana kunjungan ke Dataran Tinggi Golan serta permukiman ilegal di Tepi Barat. 

Berdasarkan laporan Badan Koordinasi Kemanusiaan PBB, Selasa (03/11/2020) lalu,  sebanyak 76 rumah di Khirbet Humsa, Lembah Yordania digusur buldoser Israel. Pihak Israel berdalih bangunan tersebut tidak punya izin.

PBB menegaskan bahwa penggusuran Khirbet Humsa adalah pelanggaran berat terhadap kesepakatan Jenewa IV, yang merupakan bagian dari hukum internasional.

Pihak Israel berdalih bahwa rumah yang digusur tidak memiliki izin. Meksipun demikian PBB menegaskan bahwa hal ini adalah pelanggaran berat terhadap hukum internasional. .

(T.RS/S:Mannews)

leave a reply
Posting terakhir

Liga Arab Kecam Pembangunan Hunian Ilegal Israel

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri AS,  Mike Pompeo bahwa Amerika Serikat tidak tidak lagi menganggap permukiman Israel di Tepi Barat bertentangan dengan hukum.