Pasukan Amerika Serikat Mulai Ditarik dari Irak

Pada gelombang pertama, 500 tentara Amerika mulai ditarik, berdasarkan kesepakatan antara Baghdad dan Washington yang dilakukan baru-baru ini.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,21 Nov 2020,10:55 AM

Baghdad, SPNA - Juru bicara Komando Operasi Gabungan Irak, Mayor Jenderal Tahsin Al-Khafaji, Jumat (20/11/2020), mengumumkan penarikan gelombang pertama pasukan Amerika Serikat dari Irak.

Dalam pernyataannya, Al-Khafaji mengungkapkan, “Hari ini, 500 tentara Amerika mulai mundur, berdasarkan kesepakatan antara Baghdad dan Washington yang dilakukan baru-baru ini”.

Al-Khafaji mengindikasikan bahwa penarikan pasukan AS dari Irak akan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat sesuai jadwal antara kedua negara dan waktu yang telah ditentukan.

Senin lalu, komandan militer AS mengungkapkan bahwa Pentagon telah mengeluarkan pemberitahuan “Perintah Peringatan” kepada komandan untuk mulai merencanakan pengurangan jumlah pasukan Amerika menjadi 2.500 tentara di Afghanistan dan Irak, dengan menarik hampir 4.500 personelnya di Afghanistan dan 3.000 di Irak.

Penarikan diri dari perang atau pengurangan tentara Amerika yang dilakukan oleh Donald Trump dari sejumlah wilayah di dunia merupakan landasan kebijakan luar negeri AS, terlepas dari kelangsungan hidup ribuan pasukan dan pendudukan mereka di tanah di Suriah, Irak, dan Afghanistan sampai saat ini.

(T.NA/S: Sana)

leave a reply
Posting terakhir

Karena alasan keamanan, staf asing UNRWA ditarik dari Gaza

Badan Bantuan dan Pekerja PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Senin (01/10/2018), untuk sementara menarik beberapa staf asingnya dari Gaza menyusul tidak kondusifnya situasi keamanan terkait adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di wilayah kantong tersebut.