Serangan Berdarah di Ethiopia, Ratusan Warga Sipil Gugur di Tangan Kelompok Bersenjata

Komisi Hak Asasi Manusia Ethiopia mengatakan bahwa lebih dari 100 orang tewas dalam serangan bersenjata dii wilayah Benishangul-Gomes, Ethiopia barat.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,30 Dec 2020,04:46 PM

Adis Ababa, SPNA - Komisi Hak Asasi Manusia Ethiopia mengatakan bahwa lebih dari 100 orang tewas dalam serangan bersenjata, Rabu (23/12/2020) di wilayah Benishangul-Gomes,  Ethiopia barat.

Beberapa orang bersenjata melancarkan serangan terhadap warga. Mereka menghujani penduduk yang sedang tidur  dengan peluru lalu membakar rumah mereka.

Saksi mengatakan serangan tersebut terjadi sekitar pukul 6 pagi waktu setempat.

Seorang petani di Benishangul-Gomes mengaku melihat lusinan mayat di lapangan dekat rumahnya.

“Pihak berwenang telah diberitahu serangan tersebut dan sedang menyelidiki identitas para penyerang, ‘’ terang seorang pejabat setempat kepada Reuters.

Serangan tersebut terjadi sehari setelah Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed dan Kepala Staf Angkatan Darat,  Birhanu Jula Gelalcha berkujung ke lokasi dalam misi perdamaian menyusul peristiwa berdarah dalam beberapa bulan terakhir.

Ahmed menegaskan akan mengambil  langkah tegas  terhadap  para pejabat yang gagal mempertahankan supremasi hukum di negara bagian.

(T.RS/S:Almasryalyoum)

leave a reply