Kementerian Kesehatan Gaza Peringatkan Bahaya yang Mengancam Kehidupan Bayi Baru Lahir

Kementerian Kesehatan mengimbau kepada semua pihak berwenang yang berkepentingan untuk memberikan materi uji yang memungkinkan pemeriksaan bayi baru lahir.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,05 Jan 2021,02:12 PM
01a.jpg

Gaza, SPNA - Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Jalur Gaza pada hari Senin (04/01/2021) menyatakan bahwa bahan uji pemeriksaan laboratorium bayi baru lahir, Fenilketonuria (PKU), telah habis.

Direktur Jenderal Unit Penunjang Teknis Kementerian Kesehatan (Depkes), Dr. Ayman al-Halabi, dalam pernyataan singkatnya menungkapkan, terkait dampak negatif pada kesehatan bayi baru lahir setelah kehabisan bahan uji laboratorium P.K.U.

“Skrining sedang dilakukan pada anak selama minggu pertama kelahiran untuk mengetahui kadar asam amino yang diperlukan untuk perkembangan otak dan perkembangan kognitif atau yang disebut (Fenilketonuria),” ujarnya.

Al Halabi mencontohkan, penundaan diagnosis dan pemeriksaan kelahiran dapat menyebabkan komplikasi serius pada kesehatan anak yang dapat mencapai keterbelakangan mental.

Ia mengimbau kepada semua pihak berwenang yang berkepentingan untuk memberikan materi uji yang memungkinkan pemeriksaan bayi baru lahir dan untuk mencegah kemunduran keterlambatan perkembangan mental.

(T.RA/S: Gaza Post)

leave a reply