Amerika Cabut Houthi Dari Daftar Teroris Per 16 Februari

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Kemenlu AS, Blinken menekankan bahwa pencabutan status ini merupakan salah satu bentuk pengertian AS atas situasi kemanusiaan yang keras di Yaman. Menurutnya, pemerintahan baru Amerika di bawah pimpinan Joe Biden telah menerima peringatan dari PBB, Kongres AS, dan organisasi-organisasi kemanusiaan bahwa keputusan yang menetapkan Houthi sebagai organisasi teroris Januari lalu telah memberikan dampak besar terhadap pemasokan barang-barang pokok seperti pangan dan bahan bakar ke Yaman.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,13 Feb 2021,10:32 AM

Washington DC, SPNA - Sekretaris Negara Amerika Serikat Anthony Blinken, Jumat (12/02/2020), mengumumkan bahwa Amerika akan mencabut keputusan yang menyatakan Ansarullah Houthi Yaman dari daftar organisasi teroris asing, mulai tanggal 16 Februari 2021.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Kemenlu AS, Blinken menekankan bahwa pencabutan status ini merupakan salah satu bentuk pengertian AS atas situasi kemanusiaan yang keras di Yaman. Menurutnya, pemerintahan baru Amerika di bawah pimpinan Joe Biden telah menerima peringatan dari PBB, Kongres AS, dan organisasi-organisasi kemanusiaan bahwa keputusan yang menetapkan Houthi sebagai organisasi teroris Januari lalu telah memberikan dampak besar terhadap pemasokan barang-barang pokok seperti pangan dan bahan bakar ke Yaman.

Sekretaris Negara yang juga membidangi Kemenlu AS tersebut menyebutkan bahwa Washington akan tetap mempertahankan sanksi yang dijatuhkan kepada para pemimpin tertinggi Houthi, terutama Abdul Malik Al Houthi, Abdul Khaliq Badruddin Al Houthi dan Abdullah Yahya Al Hakim, karena telah mengambil langkah-langkah yang mengancam perdamaian, keamanan dan stabilitas negara Yaman.

Blinken menekankan bahwa pemerintah AS akan terus memantau aktivitas Houthi dan para pemimpin mereka, serta mempertimbangkan kembali daftar sanksi yang akan mereka terima, terutama atas serangan bom yang telah mereka lancarkan terhadap pengiriman komersial di Laut Merah dan serangan mereka terhadap Saudi menggunakan rudal dan drone.

Ia juga mencatat bahwa pemerintahan Biden akan terus mendukung penerapan sanksi PBB yang dijatuhkan pada anggota Houthi, dan akan terus mendesak kelompok tersebut untuk membenahi prilaku mereka yang selama ini selalu menimbulkan konflik dan korban nyawa yang tidak sedikit.

Blinken menegaskan tekad Amerika Serikat untuk membantu sekutu-sekutunya di Teluk mempertahankan diri, terutama dari konflik yang ada di Yaman, yang menurutnya banyak didukung oleh Iran. Ia juga berjanji akan melipatgandakan upaya Amerika untuk mengakhiri perang, bekerja sama dengan PBB dan pihak-pihak lainnya.

(T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply
Posting terakhir