Bea Cukai Yordania Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Antik Ke Suriah

“Departemen Bea Bukai segera menindaklanjuti kasus tersebut, meminta Departemen Barang Antik Umum Yordania untuk menghitung nilai, mengamankan, dan selanjutnya merujuk kasus tersebut ke Jaksa Agung Bea Cukai untuk mengambil tindakan hukum."

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,17 Feb 2021,10:55 AM

Jaber, SPNA – Satuan petugas bea cukai perbatasan Jaber Yordania pada Ahad (14/02), telah 0menggagalkan penyelundupan 3 artefak batu kapur putih ke Suriah, yang terdiri dari alat pemeras anggur yang berasal dari era Bizantium.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Bea Cukai Yordania menyebutkan bahwa bahwa potongan-potongan artefak yang disita di  perbatasan Yordania – Suriah tersebut terdiri dari batangan, piringan dan cekungan bundar batu kapur.

“Departemen Bea Bukai segera menindaklanjuti kasus tersebut, meminta Departemen Barang Antik Umum Yordania untuk menghitung nilai, mengamankan, dan selanjutnya merujuk kasus tersebut ke Jaksa Agung Bea Cukai untuk mengambil tindakan hukum."

Menurut kesepakatan UNESCO yang disepakati antara bangsa pada tahun 1970 tentang pengembalian kekayaan budaya, negara-negara yang terlibat dalam dalam konvensi tersebut berjanji untuk menyita dan mengembalikan setiap artefak dan properti budaya yang dicuri dan diimpor dari negara luar, dan bahwa setiap negara berkewajiban untuk mengembalikannya bekerja sama dengan negara asal properti.

Departemen Bea Cukai Yordania meminta seluruh warga untuk melaporkan setiap operasi penyelundupan melalui nomor telepon yang dipublikasikan di situs resminya.

(T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply