Netanyahu akan Kembali Jalani Sidang Kasus Korupsi pada April Mendatang

Majelis hakim menilai ada kecacatan terhadap sikap Jaksa Agung Israel, Avichai Mandelblit, saat memberikan persetujuan mengusut kasus yang yang menjerat PM Israel. Meskipun demikian Majelis Hakim memutuskan bahwa dakwaan tidak dapat dibatalkan.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,23 Feb 2021,10:42 AM

Tel Aviv, SPNA – Mahkamah Israel menetapkan akan kembali memulai sidang terhadap kasus Netanyahu pada 5 April mendatang.

Dilansir Rt Arabic, Selasa (23/02/2021), sidang untuk Netanyahu digelar guna meninjau bukti kasus korupsi yang dituduhkan terhadap Perdana Menteri Israel tersebut.

Majelis hakim menilai ada kecacatan terhadap sikap Jaksa Agung Israel, Avichai Mandelblit saat memberikan persetujuan mengusut kasus yang yang menjerat PM Israel. Meskipun demikian Majelis Hakim memutuskan bahwa dakwaan tidak dapat dibatalkan.

Dalam sidang yang digelar di Penagdilan Al-Quds pada 8 Februari lalu, Netanyahu membantah tuduhan atas dirinya. Lebih dari itu, Pengacara PM Israel yang menjabat sejak 2009 tersebut juga menuding Mandelblit tidak menangani kasus ini seperti yang diharapkan  

Dilansir I24News, Netanyahu ditunding menerima suap dari Produser Hollywood, Arnon Milchan sebesar 700.000 Syikal atau 213 Dolar Amerika Serikat dan 250 Syikal atau 72.000 Dolar AS dari pengusaha Australia Jame Packer.

Netanyahu juga dituduh menyuap media ternama Israel Yediot Ahronot dan Walla untuk memberitakan hal-hal positif terkait dirinya.

Undang-undang Israel tidak memberikan kekebalan hukum terhadap Perdana Menteri, namun mereka tidak dipaksa turun dari jabatan kecuali setelah melewati seluruh proses hukum.

(T.RS/S:I24News)

leave a reply
Posting terakhir