Pakar: Penyebaran Virus Corona di Israel Belum Berakhir

Pakar kesehatan Israel mengkritik pernyataan PM Israel Benyamin Netanyahu bahwa wabah corona akan berakhir. Menurut mereka pandemi belum berakhir dan membutuhkan waktu panjang untuk vaksinasi.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,24 Feb 2021,11:35 AM

 

Tel Aviv, SPNA – Pakar kesehatan Israel mengkritik pernyataan PM Israel Benyamin Netanyahu bahwa wabah corona akan berakhir. Menurut mereka pandemi belum berakhir dan membutuhkan waktu panjang untuk vaksinasi.

Pakar epidemiologi Israel, Profesor Hagai Lebin mengatakan bahwa pernyataan Netanyahu tidak profesional dan berbau politik menyusul akan digelarnya pemilu. “Situasi di Israel lebih buruk dari apa yang disampaikan Netanyahu, ’ tegasnya seperti dikutip Rt Arabic, Rabu (24/02/2021).

Sementara itu pakar epidemiologi Universitas Israel, Prof. Ronit Calderon mengatakan bahwa COVID-19 akan menjangkiti generasi muda dimana sebagian mereka akan menderita penyakit parah meskipun angka penularan lebih rendah terhadap kelompok usia dini.

Sebelumnya, Netanyahu menyatakan bahwa pemerintah telah memberikan vaksin terhadap 570.000 warga usia lanjut. Menurutnya hal ini tidak hanya mengakhiri lock down namun juga mengakhiri penyebaran COVID-19.

Israel ditaksir akan kembali membuka kembali aktivitas perekonomian secara bertahap pekan mendatang. Namun Kementerian Kesehatan memutuskan akan menerapkan karantina sejak Kamis malam hingga Minggu menjelang peringatan hari Purin.

Pandemi COVID-19 yang melanda sejak tahun lalu telah menjangkiti 757.150 penduduk Israel dimana  5.604 diantaranya meninggal dunia.

 (T.RS/S:RtArabic)

 

leave a reply
Posting terakhir