Direktorat Pendidikan Palestina Tutup Sejumlah Sekolah di Tepi Barat

Meningkatnya angka infeksi corona di Palestina memaksa pemerintah untuk mengambil kebijakan menutup sejumlah sekolah. Proses belajar selama masa libur di sebagian provinsi akan berlangsung secara online.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,25 Feb 2021,10:34 AM

Tepi Barat, SPNA - Direktorat Pendidikan di seluruh provinsi Tepi Barat, Rabu (24/02/2021), menutup sejumlah sekolah dan taman kanak-kanak, baik negeri atau swasta, akibat peningkatan jumlah korban infeksi COVID-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Di Tubas, salah satu provinsi di Tepi Barat, Otoritas setempat memerintahkan penutupan 13 sekolah untuk menghindari penyebaran COVID-19. Sang Gubernur, Sa-id Qabha, mengatakan belasan sekolah tersebut akan ditutup sejak Kamis hingga Minggu (25-28/02/2021).

Berbeda dengan wilayah Yerusalem, libur akibat pandemi akan berlangsung hingga 4 Maret mendatang. Proses pendidikan selama masa libur tersebut akan berlangsung secara online.

Penutupan sekolah secara serentak juga berlangsung di provinsi lainnya, seperti Hebron, Selfit, Qalqilya dan Tulkarm.

Total korban infeksi COVID-19 di Palestina sejak awal pandemi sampai hari ini berjumlah 177.768 orang. Dikutip dari Worldometers, termasuk 1.999 orang di antara mereka tercatat meninggal dunia.

(T.HN/S: Wafa.ps)

leave a reply
Posting terakhir