Israel Melarang Kumandang Azan di Masjid Ibrahimi di Hebron

Syaikh Hifzi Abu Asnineh melaporkan bahwa  Tel Aviv melarang kumandang azan sejak shalat Magrib hari Kamis hingga Isya hari Sabtu, karena warga Yahudi memperingati hari raya Purim. 

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,27 Feb 2021,12:29 PM

Hebron, SPNA – Pemerintah Israel melarang kumandang azan di Masjid Ibrahimi, kota Hebron, Jum’at (26/02/2021) menyusul peringatan hari raya Purim.

Syaikh Hifzi Abu Asnineh melaporkan bahwa  Tel Aviv melarang kumandang azan sejak  shalat Magrib hari Kamis hingga Isya hari Sabtu, karena warga Yahudi memperingati hari raya Purim.  

Direktur Masjid Ibrahimi tersebut menilai langkah ini telah melanggar kebebasan pelaksanaan ibadah umat beragama dan bertentangan dengan hukum internasional, Rt Arabic melaporkan.

Kebijakan larangan azan juga menuai kritikan pedas dari Mufti Mesir, Syaikh Syauqi Allam. Beliau juga menyerukan dunia internasional dan negara Arab agar menghentikan pelanggaran hukum  terhadap warga Palestina di Al-Quds.

Di saat yang sama Tel Aviv juga menghentikan seluruh arus tranportasi menuju kota suci Al-Quds menyusul hari raya Yahudi Purim. Kebijakan ini diambil guna  mencegah konsentrasi massal.

Purim adalah salah satu hari besar Yahudi yang diperingati setiap tahun untuk mengenang pembebasan kaum Yahudi dari pembantaian kekaisaran Persia.

 (T.RS/S:RtArabic)

leave a reply
Posting terakhir

Mufti Mesir Kecam Larangan Azan yang Diberlakukan Israel di Masjid Ibrahimi Hebron

Prof. Allam mengecam serbuan yang terjadi berulang kali oleh ratusan pemukim Israel ke masjid-masjid Palestina, terutama Masjid Al-Aqsa yang diberkati, di bawah perlindungan polisi pendudukan, dan pelaksanaan ritual dan doa Talmud mereka di dalamnya, yang menyebabkan peningkatan ketegangan di masjid, di samping serangkaian tindakan represif.