Serangan AS di Suriah, Pejabat Israel: Iran Belum Mengerti Bahwa Biden Bukan Obama

Para pejabat menyatakan keyakinan mereka bahwa penggerebekan terhadap faksi-faksi yang didukung Iran ini mengirim pesan ke Teheran mengenai perlunya menahan diri dan menahan sekutunya di wilayah tersebut, mencatat bahwa otoritas Israel sebelumnya telah membahas dengan pemerintahan baru Amerika tentang kekhawatiran mereka terkait dengan peningkatan provokasi Iran di Timur Tengah.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,28 Feb 2021,10:22 AM

Tel Aviv, SPNA - Dalam pernyataan kepada media, para pejabat Israel menyambut baik serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat pada Kamis malam (25/02) di wilayah Albu Kamal di Suriah timur di perbatasan Irak.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan pada hari Jumat (26/02), mereka mengatakan bahwa Israel merasa sangat nyaman dengan serangan ini, dan melihatnya sebagai indikasi positif dari sikap pemerintahan baru Presiden AS Joe Biden terhadap Iran.

Para pejabat menyatakan keyakinan mereka bahwa penggerebekan terhadap faksi-faksi yang didukung Iran ini mengirim pesan ke Teheran mengenai perlunya menahan diri dan menahan sekutunya di wilayah tersebut, mencatat bahwa otoritas Israel sebelumnya telah membahas dengan pemerintahan baru Amerika tentang kekhawatiran mereka terkait dengan peningkatan provokasi Iran di Timur Tengah.

"Iran belum mengerti bahwa Biden bukanlah Obama, dan bahwa jika mereka terus melanjutkan kesalahan ini, mereka pada akhirnya akan babak belur."

Menurut Kantor Berita Walla, sebelum meluncurkan serangan terkait, Washington telah terlebih dahulu memberi tahu pemerintah Israel tentang rencana serangan tersebut.

 (T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply
Posting terakhir