Syaikh Al-Azhar Kecam Penculikan 300 Siswi di Nigeria

Aksi penculikan 300 siswi di Nigeria ikut mengundang kecaman dari Syaik Al-Azhar Mesir. Pemimpin Universitas Islam tertua dunia itu meminta pelaku untuk membebaskan para siswi yang tidak bersalah tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,01 Mar 2021,12:40 PM

Kairo, SPNA - Syekh Al-Azhar Asy-Syarif, Syekh Ahmad Ath-Thayyib mengomentari penculikan 300 gadis dalam sebuah aksi terorisme di wilayah sebelah barat laut Nigeria.

Syekh Ahmad Ath-Thayyib mengatakan dalam akun Twitter-nya, "Atas nama pribadi dan mewakili ulama Azhar, saya ikut menyuarakan permintaan pembebaskan terhadap lebih dari 300 gadis yang diculik dalam sebuah aksi terorisme di Nigeria "

Sebelumnya, pada Jumat lalu (26/02/2021), sekelompok pria bersenjata tak dikenal menculik ratusan mahasiswi dari sebuah kota di negara bagian Zamfara di barat laut Nigeria.

Dalam peryataannya, pihak kepolisian mengatakan, "Pihak kepolisian Zamfara, di barat laut Nigeria, telah melakukan koordinasi dengan militer, untuk memulai operasi pencarian dan penyelamatan bersama, demi menyelamatkan 317 siswa yang telah diculik oleh geng bersenjata dari sekolah mereka. "

Ini adalah insiden penculikan kedua dalam beberapa waktu terakhir di Nigeria.

Sebelumnya, sekelompok teroris juga membunuh seorang siswa dalam sebuah serangan di tengah malam, dan menculik 42 orang, termasuk 27 siswa. Para sandera belum dapat dibebaskan sampai saat ini.

Orang nomor satu di Al-Azhar tersebut juga mendoakan keselamatan kepada para sandera. "Semoga Allah menyelamatkan mereka sehingga mereka dapat kembali ke sisi orang tua mereka masing-masing," tutup Syekh Ahmad Ath-Thayyib.

(T.HN/S: Arabic.sputniknews.com)

leave a reply