Menteri Urusan Yerusalem Serukan Intervensi Internasional Hentikan Pengusiran Warga Palestina dari Sheikh Jarrah dan Silwan

Al-Hidmi mengindikasikan bahwa mengusir warga Palestina dari rumah mereka di Shiekh Jarrah murni bermotif politik, dan ditujukan untuk melaksanakan rencana permukiman kolonial.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,16 Mar 2021,07:19 PM

Yerusalem, SPNA - Menteri Urusan Yerusalem Otoritas Palestina, Fadi al-Hidmi, Senin (15/03/2021), menyerukan intervensi internasional untuk menghentikan pengusiran warga Palestina dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah dan Silwan, Yerusalem yang diduduki.

“Komunitas internasional harus segera campur tangan dan menekan pemerintah Israel agar menghentikan pengusiran warga Palestina dari rumah mereka di kota yang diduduki, mengingat lembaga pemerintah dan peradilan Israel mengabaikan keputusan legitimasi internasional," tuturnya.

Al-Hidmi mengindikasikan bahwa mengusir warga Palestina dari rumah mereka di kota murni bermotif politik, dan ditujukan untuk melaksanakan rencana permukiman kolonial.

"Apa yang terjadi (saat ini) adalah proses terprogram sistematis untuk menggantikan orang-orang Palestina yang terusir dari tanah dan properti mereka dengan pemukim asing," tambahnya.

Al-Hidmi menunjuk bahwa pemerintah Israel dan kelompok pemukim mengeksploitasi peradilan Israel sebagai alat untuk meloloskan rencana permukiman yang dirancang untuk memajukan pembersihan etnis Palestina dengan mengusir mereka dan menggantinya dengan pemukim.

Mengomentari lingkungan Sheikh Jarrah, dia mencatat bahwa penduduk telah menghadapi tuntutan hukum yang tidak adil, yang diajukan oleh kelompok pemukim sejak 1974. Pemukim menuntut mereka untuk mengungsi demi kelompok pemukim yang ingin mendirikan unit pemukim kolonial di atas puing-puing rumah ini.

Dengan dalih pembangunan ilegal, Israel menghancurkan rumah-rumah secara teratur untuk membatasi ekspansi Palestina di Yerusalem yang diduduki.

(T.RA/S: WAFA)

leave a reply
Posting terakhir