Komentar Perdana Netanyahu Pasca Pengumuan Hasil Pemilu Knesset Israel

Jajak pendapat menunjukkan bahwa Netanyahu akan menjadi pihak yang paling memungkinkan untuk membentuk pemerintahan berikutnya. Namun, tanpa jaminan apa pun, hal ini tergantung pada kemampuannya untuk membentuk koalisi yang memenangkan mayoritas di Knesset.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,25 Mar 2021,10:55 AM

Tel Aviv, SPNA – Setelah hasil pemilihan perlemen Israel (Knesset) diumumkan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Rabu (24/03/2021), mengonfirmasi bahwa Likud menjadi partai pertama di Israel yang memperoleh 30 persen suara lebih banyak dari partai yang berada di urutan kedua.

 “Seharusnya tidak ada pemilihan kelima dengan cara apa pun,” kata Netanyahu.

Partai Likud sayap kanan yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu menduduki puncak hasil pemilihan Knesset ke-24 yang berlangsung pada hari Selasa di Israel. Pemilihan legislatif ini diadakan untuk keempat kalinya dalam dua tahun terakhir karena kebuntuan politik dan kisruh anggaran di Israel.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa Netanyahu akan menjadi pihak yang paling memungkinkan untuk membentuk pemerintahan berikutnya. Namun, tanpa jaminan apa pun, hal ini tergantung pada kemampuannya untuk membentuk koalisi yang memenangkan mayoritas di Knesset.

“Sama seperti vaksin yang telah dibawa ke Israel, saya juga akan membawa ke Israel pemerintahan yang kuat dan lebih hebat, yang akan melayani semua warganya,” ungkap Netanyahu di hadapan pendukungnya di markas Likud.

Netanyahu mengklaim bahwa Israel adalah juara dunia dalam menghadapi Corona dan menjadi negara teladan dalam aksi lapangan menghadapi krisis Corona. Ia juga mengucapkan selamat kepada warga Israel pada liburan Paskah Yahudi yang jatuh pada tanggal 27 bulan ini.

“Apakah Anda ingat bagaimana kita melakukan karantina pada hari libur, tetapi kita akan merayakan liburan ini seperti biasa, benar? Israel adalah negara pertama di dunia yang keluar dari krisis Corona,” ungkap Netanyahu.

Meskipun demikian, Partai Likud yang memimpin pemilu tidak berarti bahwa Netanyahu akan menjadi perdana menteri berikutnya, hal ini tergantung pada aliansi yang dapat ia bentuk.

Hasil pemilihan Knesset Israel ke-24, setelah 89 persen suara dihitung, menunjukkan bahwa kubu yang mendukung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memenangkan 53 kursi, sedangkan kubu yang menentang Netanyahu memenangkan 55 kursi.

(T.NA/S: Paltoday)

leave a reply