Israel Tangkap 3 Pemimpin Terkemuka Hamas di Tepi Barat

Hamas telah memperingatkan akan rencana Israel untuk melakukan kampanye penangkapan massal terhadap anggotnya menjelang pemilu Palestina yang direncanakan pada Mei mendatang.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,27 Mar 2021,11:44 AM

Hebron, SPNA - Pasukan Israel menangkap tiga pemimpin terkemuka Hamas di kota Hebron, Tepi Barat yang diduduki, Jumat pagi (26/03/2021).

Kepada Anadolu Agency, saksi mata mengatakan bahwa seorang tentara Israel menangkap Hatem Qaffeisha (58 tahun) pemimpin Hamas di Hebron dan anggota parlemen Palestina.

Mantan Menteri Pemerintahan Daerah Isa Al-Jabari (55 tahun), dan tokoh Hamas lainnya Mazen Al-Natsha (49 tahun) juga ditangkap.

Ketiga tokoh ini telah beberpa kali dipenjara oleh Israel.

Hamas telah memperingatkan akan rencana Israel untuk melakukan kampanye penangkapan massal terhadap anggotnya menjelang pemilu Palestina yang direncanakan pada Mei mendatang.

Pada bulan Februari, beberapa anggota kunci Hamas ditahan, diantaranya; Mustafa Al-Shannar, Adnan Asfour, Yaser Mansour, Khalid El-Haj, Abdel-Basit El-Haj, Omar Al-Hanbali dan Faze' Sawafteh.

Hamas mengatakan bahwa otoritas Israel ingin mengacaukan pemilu Palestina dan memengaruhi hasilnya.

Hamas juga menuduh otoritas Israel mengancam akan memenjarakan anggotanya jika mereka mencalonkan diri dalam pemilu mendatang.

Paletina menjadwalkan akan menggelar pemilu legislatif pada 22 Mei, pemilu residen pada 31 Juli dan pemilu Dewan Nasional pada 32 Agustus.

Pemili legislatif terakhir kali dilaksanakan pada 2006, di mana Hamas berhasil meraih suara terbanyak.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir

Dalam Satu Jam, 4 Tokoh Terkemuka Mesir Meninggal Dunia

Berita duka diawali dengan pengumuman wafatnya seorang qari Al-Qur'an dan ahli maqamat yang terkenal, Ahmed Mustafa Kamel. Berita duka kemudian dilanjutkan dengan pengumuman wafatnya anggota parlemen, Mayjen Saad al-Jammal, lalu artis Ezzat Al-Alayli, dan kemudian Mayor Jenderal Ibrahim Abdel-Ati, penemu pengobatan virus C dan AIDS yang kontroversial.