Otoritas Tahanan: Pendudukan Masih Menahan Sekitar 140 Anak di Bawah Umur dalam Penjara

Lebih dari 85% anak di bawah umur menjadi sasaran penyiksaan psikologis maupun fisik.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,06 Apr 2021,03:14 PM

Yerussalem, SPNA – Juru Bicara Media Urusan Narapidana dan Otoritas Eksekutif, Hassan Abed Rabbo pada Senin malam (05/04/2021) membenarkan bahwa Hari Anak Palestina adalah hari tragedi dan penderitaan berkelanjutan bagi anak-anak Palestina yang tinggal di dalam maupun luar penjara sebagai akibat dari kriminalitas pendudukan.

Abed Rabbo mengatakan selama wawancara dengan "Radio Voice of Jerusalem di Gaza", bahwa lebih dari 85% anak di bawah umur menjadi sasaran penyiksaan psikologis maupun fisik. Data menunjukkan bahwa pendudukan masih menahan sekitar 140 anak di bawah umur di Penjara Ofer, Damon dan Majdou termasuk tahanan administratif Amal Nakhla dan Faisal Al-Arouj.

Dia menambahkan, "Dari awal tahun ini hingga akhir Maret lalu, pendudukan menangkap 240 anak Palestina, kebanyakan dari mereka dari Yerusalem," beliau menegaskan bahwa masa kanak-kanak menjadi sasaran pelanggaran berat dan kejahatan terorganisir dari pendudukan hingga persidangan anak-anak. Pengenaan denda finansial serta kebijakan kompensasi selain kebijakan kelalaian medis.

Abed Rabbo menjelaskan bahwa masa kanak-kanak menjadi sasaran pelanggaran berat dan kejahatan terorganisir mulai dari pendudukan hingga persidangan anak, pengenaan denda finansial dan kebijakan kompensasi, selain kebijakan kelalaian medis, menyerukan untuk mengintensifkan upaya hukum dan media serta tekana pada komunitas internasional untuk menghadapi perilaku rasis dan kriminal terhadap anak-anak dari penjajah.

Abed Rabbo mengindikasikan bahwa kami sedang menghadapi serangkaian kriminal berkelanjutan yang mempengaruhi anak-anak melalui penangkapan dan penembakan langsung selama operasi penuntutan. Beliau menjelaskan bahwa anak-anak membutuhkan kampanye yang berkelanjutan dan terorganisir dari semua sektor masyarakat Palestina untuk memenangkan martabat anak di bawah umur di penjara.

Hari Senin (05/04), bertepatan dengan Hari Anak Palestina yang disahkan oleh mendiang Presiden Yasser Arafat pada tahun 1995.

(T.NA/S: Paltoday)

leave a reply
Posting terakhir