Kementerian Pendidikan di Gaza Memutuskan untuk Menutup Sekolah dan Kembali pada Kegiatan Belajar-Mengajar Jarak Jauh

Kementerian Pendidikan juga mengimbau para wali murid untuk mengikuti anak-anaknya dan mengajak mereka untuk mengikuti kelas virtual dan sarana pendidikan jarak jauh lainnya untuk memastikan manfaatnya dan memastikan bahwa anak-anak mereka siap menghadapi ujian akhir semester kedua jika keputusan resmi sudah dibuat.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,07 Apr 2021,11:50 AM

Gaza, SPNA -, Kementerian Pengajaran dan Pendidikan Tinggi memutuskan untuk beralih dari pendidikan campuran ke sistem pendidikan jarak jauh pada Selasa (06/04). DImulai dari Rabu (07/04) berdasarkan rekomendasi dari pemerintah dan kondisi kesehatan saat ini di Jalur Gaza.

Pihak kementerian menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan ini waktu tatap muka untuk siswa sekolah berakhir, mulai hari Selasa, penggunaan ruang kelas virtual elektronik diawali dengan aktivasi semua alat pendidikan jarak jauh seperti kartu belajar mandiri, pelajaran video yang disiarkan di saluran pendidikan Rawafed, pelajaran yang disiarkan oleh Radio Pendidikan, dua halaman radio dan saluran di Facebook, serta portal pendidikan Rawafed.

Pihak kementerian menunjukkan perlunya guru kelas satu hingga empat untuk berkomunikasi dengan orang tua siswa melalui kelompok media social dan memberikan instruksi serta materi pendidikan yang diperlukan untuk kelanjutan pembelajaran siswa. Sedangkan guru kelas lima sampai sebelas menjelaskan pelajaran mereka dari jarak jauh melalui kelas virtual sesuai dengan rencana distribusi konten.

Kementerian mengklarifikasi bahwa untuk sekolah yang belum menyelesaikan ujian tengah semester secara langsung, mereka harus segera menyelesaikan pelaksanaannya secara elektronik, dan jika terjadi penutupan lanjutan, penunjukan untuk bulan April dan Mei akan dilaksanakan sesuai dengan yang telah dijelaskan di sebelumnya.

Kementerian Pendidikan juga mengimbau para wali murid untuk mengikuti anak-anaknya dan mengajak mereka untuk mengikuti kelas virtual dan sarana pendidikan jarak jauh lainnya untuk memastikan manfaatnya dan memastikan bahwa anak-anak mereka siap menghadapi ujian akhir semester kedua jika keputusan resmi sudah dibuat.

(T.NA/S: Paltoday)

leave a reply
Posting terakhir