Parlemen Arab Serukan Israel Bebaskan Tahanan Palestina yang Masih Mendekam di Penjara

Parlemen Arab juga menolak penangkapan brutal tanpa dasar hukum yang jelas oleh pihak Israel terhadap warga Palestina serta menyerukan pembebasan tahanan yang masih mendekam di penjara sebagai langkah awal negosiasi yang adil dalam mewujudkan solusi dua negara.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,18 Apr 2021,10:37 AM

Ramallah, SPNA – Persatuan Parlemen Arab menyuarakan dukungan dan solidaritas terhadap ribuan tawanan Palestina yang masih mendekam di balik  jeruji besi Israel.

Melalui pernyataan yang dilansir bertepatan dengan Hari Solidaritas untuk Tahanan Palestina, Sabtu malam (17/04/2021) Parlemen Arab menyerukan penerapan poin-poin Perjanjian Jenewa dan keputusan Dewan Keamanan PBB terkait hak-hak tahanan Palestina.

Parlemen Arab juga menolak penangkapan brutal tanpa dasar hukum yang jelas oleh pihak Israel terhadap warga Palestina serta menyerukan pembebasan tahanan yang masih mendekam di penjara sebagai langkah awal negosiasi yang adil dalam mewujudkan solusi dua negara.

Parlemen Arab kembali menegaskan dukngan terhadap kemerdekaan Palestina dan  berjanji selalu mendukung Palestina di forum  internasional merujuk kepada fakta bahwa penyelesiaan konflik Palestina satu-satunya jaminan terhadap stabilitas di dunia Arab dan Islam.

 “Palestina akan selalu berada di fikiran dan hati setiap bangsa Arab, ‘’ tulis Parlemen Arab seperti dilansir Rt Arabic.

Sementara surat kabar resmi Palestina Palestina melaporkan bahwa 4500 warga Palestina sampai saat ini masih mendekam di penjara dimana 41 adalah perempuan dan 140 anak-anak dibawah umur.

25 warga yang mendekam di penjara Israel merupakan tahanan senior yang ditangkap sebelum Perjanjian Oslo, dua diantaranya telah hidup di penjara Israel sejak tahun 1983.

543 divonis hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Israel dimana 62 lainnya telah menjalani masa hukuman selama 20 tahun.

Sementara jumlah tahanan Palestina yang meninggal dunia di penjara  sejak  1967 sampai hari ini mencapai 226 orang.  73 meninggal akibat mengalami penyiksaan dan ratusan lainnya meninggal saat bebas akibat penyakit  yang mereka derita di penjara.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply