Terkait Serangan Roket Gaza ke Israel, Netanyahu Minta IDF Siaga Satu

Israel disebutkan telah mempersiapan diri untuk melakukan serangan besar-besaran ke Gaza. Hal itu merespon puluhan roket yang ditembakkan pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,25 Apr 2021,12:23 PM

Tel Aviv, SPNA - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Sabtu (24/04/2021), meminta Militer (IDF) untuk mempersiapkan diri terhadap skenario terburuk yang bisa saja terjadi jika pejuang Gaza tidak menghentikan serangan roketnya ke Israel.

Pernyataan tersebut ia sampaikan setelah pejuang Gaza menurut media Israel, 24.ae, menembakkan sebanyak 36 roket ke Israel pada Sabtu dini hari (24/04/2021).

Apa yang disampaikan Netanyahu tersebut merupakan hasil pertemuannya dengan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz, Kepala Staf Tentara Israel Aviv Kochavi dan beberapa petinggi militer lainnya.

Gantz bahkan memilih nada yang lebih tegas dari Netanyahu. "Jika situasi kondusif tidak dapat dipertahankan, maka Gaza akan dipukul dengan keras," ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa militer Israel selalu siap untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

"Militer siap menghadapi kemungkinan eskalasi, dan akan melakukan segalanya untuk menciptakan ketentraman." Tambahnya.

Ancaman Israel ini juga muncul untuk merespon unjuk rasa yang terus berlangsung di sejumlah titik di Palestina, baik Tepi Barat maupun di Gaza. Kondisi panas tersebut bisa saja memuncak jika warga masih terus melakukan unjuk rasa menentang Israel.

Unjuk rasa warga dipicu oleh kebijakan kepolisian Israel yang tidak mengizinkan warga menghabiskan malam Ramadhan di kawasan Masjid Al-Aqsa. Keberadaan warga di Al-Aqsa oleh keamanan Israel disebutkan dapat memicu kegaduhan.

(T.HN/S: 24.ae)

leave a reply
Posting terakhir