200 Pemboman Dilakukan Rezim Assad dan Pasukan Rusia di Suriah Selama Ramadan

Menurut laporan yang dirilis Kelompok Koordinasi Tanggap Suriah, rezim Assad dan pasukan Rusia melakukan 101 pelanggaran di provinsi Idlib, 41 di Hama, 38 di Latakia, dan 28 di Aleppo.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,28 Apr 2021,12:28 PM

Idlib, SPNA – Kelompok Koordinasi Tanggap Suriah mengatakan bahwa mereka telah mendokumentasikan tidak kurang dari 200 pemboman dilakukan oleh rezim Assad dan pasukan Rusia di barat laut Suriah selama bulan suci ramadhan, yang melanggar gencatan senjata, organisasi media Suriah di Darayya Enab Baladi melaporkan.

Menurut laporan yang dirilis pada Selasa (27/04/2021), rezim Assad dan pasukan Rusia melakukan 101 pelanggaran di provinsi Idlib, 41 di Hama, 38 di Latakia, dan 28 di Aleppo.

Laporan ini menandai bahwa sekitar 562,000 orang yang sebelumnya terlantar telah kembali ke desa dan kota mereka di Aleppo dan Idlib, meskipun pelanggaran gencatan senjata antara Turki dan Rusia terjadi  pada Maret 2020.

Total 323 serangan udara diluncurkan rezim Assad dan Rusia selama kuarter pertama 2021, laporan tersebut menambahkan.

Pekan lalu Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian gencatan senjata tahun lalu bertepatan dengan merebaknya pandemic COVID-19.

“Kami percaya ini berdampak besar pada kemampuan tentara rezim Suriah dan milisi Iran yang berafiliasi dengannya. Jadi, ini berkontribusi pada penurunan operasi pemboman terhadap warga sipil, yang menyebabkan penurunan korban sipil," jelasnya.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir