Mesir dan Koordinator Khusus PBB Bahas Situasi di Yerusalem Timur

Sameh Shoukry dan Tor Wenneslad membahas tentang cara menghidupkan kembali pembicaraan damai antara Israel dan Palestina serta perkembangan terkini di Yerusalem Timur.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,29 Apr 2021,04:23 PM

Dubai, SPNA – Menteri Luar Negeri Mesir dan koordinator khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Proses Perdamaian Timur Tengah membahas kondisi terkini Palestina –Israel, majalah mingguan Egypt Today melaporkan, Rabu (28/04/2021).

Mengutip jurubicara kementerin luar negeri Mesir Ahmed Hafez, media tersebut melaporkan bahwa Sameh Shoukry dan Tor Wenneslad membahas tentang cara menghidupkan kembali pembicaraan damai antara Israel dan Palestina serta perkembangan terkini di Yerusalem Timur.

Shoukry juga menyebutkan upaya yang ditempuh Mesir, Yordania, Jerman dan Prancis untuk menghidupkan kembali upaya negosiasi, serta kekhawatiran Kairo atas meningkatkan ketegangan di Yerusalem Timur.

Dia menyerukan perlunya langkah-langkah untuk mengakhiri berbagai pelanggaran di Yerusalem, tempat suci yang menjadi identitas Islam dan Kristen.

Sementara itu, Wennesland memuji upaya Mesir untuk memulai pembicaraan damai.

Beberapa hari lalu, Mesir dan Yordania kembali menyerukan upaya internasional untuk memecahkan jalan buntu dalam upaya perdamaian antara Palestina dan Israel.

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry dan rekan Yordania-nya Ayman Safadi memperingatkan Israel untuk “menghentikan semua serangan dan langkah-langkah provokasi” guna mengakhiri ketegangan dan memperbaiki perdamaian di kawasan tersebut.

Keduanya menteri tersebut mengecam aksi kekerasan yang dilakukan kelompok ekstremis terhadap orang-orang palestina di Kota Tua Al-Quds.

(T.RA/S: Arab News)

leave a reply
Posting terakhir

Koordinator PBB kecam pembunuhan dua anak Palestina

Utusan khusus PBB untuk proses perdamaian Timur Tengah mengecam tindakan keras yang diperlihatkan Militer Israel terhadap demonstran Gaza. Dua anak Palestina meninggal terkena peluru Israel dalam unjuk rasa perbatasan terakhir.