Warga Protes Kenaikan Pajak, 200 Anggota Kepolisian Kolombia Luka-luka

Tentang rancangan pajak baru dari Pemerintah, ribuan warga Kolombia melakukan unjuk rasa. Kepolisian setempat mengumumkan ratusan personelnya luka-luka.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,01 May 2021,12:14 PM

Bogota, SPNA - Polisi Kolombia mengumumkan bahwa setidaknya 209 personelnya terluka selama dua hari terakhir dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa yang menentang reformasi pajak yang diusulkan pemerintah.

Pada hari Jumat (30/04/2021), polisi mengindikasikan bahwa 209 polisi terluka sejak 28 April, termasuk 71 orang di ibu kota Bogota dan 68 di Cali, kota terbesar ketiga di Kolombia.

Selain itu polisi juga menangkap 185 orang yang terlibat dalam aksi protes, termasuk warga negara asing dan anak di bawah umur.

Pihak berwenang Kolombia telah mengerahkan bala bantuan keamanan di kota Cali, di barat daya negara itu, tempat konfrontasi paling sengit terjadi, dan mengakibatkan satu kematian, menurut data pihak berwenang setempat.

Patut dicatat bahwa protes di Kolombia dimulai pada 28 April, selain pemogokan umum yang diumumkan oleh serikat pekerja.

Pengadilan melarang acara massal di jalan karena situasi pandemi yang memburuk di negara itu, tetapi penyelenggara protes mengabaikan peringatan tersebut.

Ribuan warga Kolombia memprotes reformasi pajak, di mana pemerintah berupaya meningkatkan anggaran sekitar $ 6,8 miliar, atau 2% dari PDB. Kebijakan yang menuntut perluasan pengumpulan pajak, memperluas basis pajak, dan memberlakukan pajak tambahan.

(T.HN/S: Arabic.rt.com)

leave a reply
Posting terakhir