Pemukim Yahudi Menyerang Pemukiman dan Lahan Pertanian Warga Tepi Barat

Pejabat Komite Perlawanan Rakyat mengatakan, "Para pemukim Yahudi juga menyerang lahan pertanian, menghancurkan kamera yang dipasang di dalamnya, menumbangkan sejumlah pohon dan menargetkan dua lahan pertanian milik warga bernama Abdul Hakim Wadi dan Adli Muhammad Rizq."

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,04 May 2021,11:38 AM

Qusra, SPNA - Pemukim Yahudi menyerang pemukiman dan lahan pertanian warga tepi barat Palestina pada Senin (03/05) dan menumbangkan sejumlah pohon di kota Qusra, selatan Nablus, Tepi Barat yang diduduki mereka.

Pejabat Komite Perlawanan Rakyat di Qasra Abdul Azim Wadi membenarkan bahwasanya sekelompok pemukim Yahudi menyerang pinggiran desa selatan dan menghancurkan jendela rumah sejumlah warga, termasuk milik Farid Ali Hassan dan Abdel Majid Tawfiq Hassan serta perabotan pertaniannya.

Wadi menjelaskan bahwa pemukim Yahudi menumbangkan sejumlah pohon di daerah tersebut, masyarakat disitu merespon serangan mereka yang akhirnya menyebabkan pecahnya bentrokan di daerah tersebut.

Pejabat Komite Perlawanan Rakyat mengatakan, "Para pemukim Yahudi juga menyerang lahan pertanian, menghancurkan kamera yang dipasang di dalamnya, menumbangkan sejumlah pohon dan menargetkan dua lahan pertanian milik warga bernama Abdul Hakim Wadi dan Adli Muhammad Rizq."

Dini hari kemarin, kota itu menyaksikan bentrokan dengan pasukan pendudukan Israel setelah warga menanggapi serangan oleh pemukim di kota.

Kota Qusra terus-menerus terkena serangan pasukan pendudukan Israel dan kawanan pemukim bersenjata yang menyerang warga sipil di tempat kerja dan pertanian mereka.

Kota Qusra terletak sekitar 24 km di sebelah tenggara kota Nablus, dan luas terbangunnya sekitar 9.000 dunam, luas daratannya kira-kira 27.000 dunam. Perumahan warga di kota ini tersebar di seluruh gunung 750 meter dengan populasi lebih dari 8.000 penduduk.

Tiga permukiman mengelilingi istana: "Migdalim", yang terletak di pintu masuk timur ke kota, "Ish Kodish", yang terletak di tenggara desa, dan "Ihya" di selatan.

(T.NA/S: Paltoday News)

leave a reply
Posting terakhir