Pembentukan Majelis Dewan Koordinator Daftar Pemilih dalam Agenda Pemilu Palestina

Al-Qawasmi menekankan bahwa pemilihan umum di Yerusalem harus menjadi bagian dari proyek perlawanan dengan dukungan dari Tepi Barat, pedalaman dan Yerusalem. Agar terciptanya otoritas sah yang melihat cahaya di bawah hukum Palestina.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,04 May 2021,11:38 AM

Yerussalem, SPNA - Daftar majelis dewan pemilihan telah diumumkan pada Senin malam (03/05). Pembentukan Dewan Koordinator guna merumuskan dan menyepakati langkah-langkah proses pemilihan yang baru-baru ini disusun oleh pihak berwenang.

Dewan tersebut mengadakan konferensi pers secara bersamaan antara Tepi Barat dan Jalur Gaza. Mereka mengumumkan pembentukan Dewan Koordinator yang mencakup 22 daftar dewan pemilihan agar proses pemilihan berjalan dengan tuntas dan baik.

Dewan Kandidat untuk Daftar Pemilh Seluruh Palestina, Bassam Al-Qawasmi membacakan pernyataan yang mana dia menegaskan bahwa pemilihan umum adalah hak konstitusional, baik diadakan di Yerusalem, Tepi Barat maupun Gaza adalah hak konstitusionalisme dan menjunjung tinggi nasionalisme. Tidak dibenarkan mengganggu ketertiban pemilihan umum dengan alasan apa pun.

Al-Qawasmi menjelaskan bahwa dewan tersebut setuju untuk melanjutkan serta menyelesaikan prosesi pemilihan. Berkonsultasi dengan dewan lainnya untuk bergabung dengan majelis agar memperoleh aspirasi rakyat dalam praktik demokrasi, kebebasan berpendapat, pemilihan wakilnya melalui kotak suara, pembaruan legitimasi Palestina dan pelestarian kepentingan nasional yang paripurna sebagai rangkaian dari proyek nasionalisme Palestina.

Al-Qawasmi menunjukkan bahwa alasan yang diambil untuk menunda pemilihan sama sekali berbeda dari kenyataan. Mengadakan pemilihan di Yerusalem harus diselenggarakan terlepas dari inisiatif pendudukan Israel.

Mengenai persepsi blok tentang cara mereka dilakukan di Yerusalem, Al-Qawasmi mengatakan, "Komite Pemilihan Pusat memiliki alternatif untuk mengadakan pemilihan di Yerusalem," dia menambahkan "Mari kita pergi ke Bait Asy-Syarq dan mengadakan pemilihan dalam bentuk perlawanan dan dilangsungkan di masjid maupun gereja di Yerusalem. "

Al-Qawasmi menekankan bahwa pemilihan umum di Yerusalem harus menjadi bagian dari proyek perlawanan dengan dukungan dari Tepi Barat, pedalaman dan Yerusalem. Agar terciptanya otoritas sah yang melihat cahaya di bawah hukum Palestina.

Di Jalur Gaza, konferensi pers diadakan serentak di depan Lapangan Dewan Legislatif. Kandidat Bahaa Al-Din Al-Seikali mengatakan, “Kami mengumumkan pembentukan dewan ini dengan tujuan mengkristal posisi dan menyepakati langkah-langkah yang akan melanjutkan prosesi pemilu sesuai dengan yang disusun oleh pihak berwenang.

(T.NA/S: Palinfo News)

leave a reply
Posting terakhir