Mesir Umumkan Transaksi Pembelian 30 Pesawat Tempur dari Perancis

Dengan alasan untuk menjaga kedaulatan negara, Mesir kembali melakukan pembelian pesawat tempur dari Perancis. Perancis disebutkan akan mempersenjatai militer Mesir dengan 30 pesawat tempur Rafale dengan imbalan sebesar 4,52 miliar dolar Amerika Serikat.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,04 May 2021,12:27 PM

Kairo, SPNA - Kementerian Pertahanan Mesir, Senin (03/05/2021) malam, mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Perancis untuk membeli 30 pesawat tempur dari jenis Rafale.

Juru bicara militer Angkatan Bersenjata Mesir, Tamer Al-Rifai, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Dalam konteks perhatian pemerintah terhadap peningkatan kekuatan negara yang komprehensif, Mesir dan Perancis telah menandatangani kontrak untuk memasok 30 pesawat Rafale. Kontrak yang dibiayai melalui pinjaman pembiayaan dengan jangka waktu minimum 10 tahun.

Al-Rifai menambahkan bahwa Mesir dan Perancis sudah pernah terlibat dalam kontrak yang sama pada tahun 2015. Ketika itu Mesir memesan sebanyak 24 pesawat tempur. Belanja militer itu disebutkan demi kepentingan nasional Mesir.

Ia juga menjelaskan alasan di balik jatuhnya pilihan Mesir kepada Rafale-nya Perancis.  Menurutnya Rafale adalah pesawat dengan kemampuan tempur tinggi, yang mencakup kemampuan untuk melakukan misi jarak jauh, serta memiliki sistem persenjataan canggih. Kemampuan manuvernyapun berada di atas rata-rata.

Sebelumnya, situs investigasi Disclose mengungkapkan bahwa Prancis telah setuju untuk menjual 30 jet tempur Rafale kepada pemerintah Mesir dalam kerangka kesepakatan senilai 4,52 miliar dolar Amerika Serikat.

(T.HN/S: Arabic.rt)

leave a reply
Posting terakhir

Amerika ancam Mesir atas pembelian pesawat tempur Su-35 dari Rusia

Amerika memberikan ancaman serius kepada Mesir jika Negeri Piramida tersebut melangsungkan negosiasi pembelian peralatan perang dengan Rusia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo bersamaan dengan kunjungan Presiden Mesir ke Washington.