Israel Cegat Bantuan Bulan Sabit Merah ke Penduduk Palestina di Lembah Yordan

Sumber-sumber lokal, sebagaimana dilansir dari Palinfo, melaporkan bahwa tentara pendudukan Israel mencegat truk bantuan yang menuju penduduk Hamsa al-Fouqa yang sedang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Pasukan pendudukan Israel memerintahkan truk tersebut kembali.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,12 Jul 2021,12:27 PM

Tel Aviv, SPNA - Pasukan pendudukan Israel, pada hari Minggu (11/07/2021), melarang sebuah truk kelompok Bulan Sabit Merah Palestina yang akan mengirimkan bantuan kemanusiaan dan pasokan makanan kepada penduduk Hamsa al-Fouqa di Lembah Yordan Utara.

Sumber-sumber lokal, sebagaimana dilansir dari Palinfo, melaporkan bahwa tentara pendudukan Israel mencegat truk bantuan yang menuju penduduk Hamsa al-Fouqa yang sedang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Pasukan pendudukan Israel memerintahkan truk tersebut kembali.

Beberapa hari yang lalu, tentara pendudukan Israel menghancurkan desa Humsa al-Fouqa. Serangan tentara Israel ini merupakan yang ketujuh kalinya sejak akhir tahun lalu dan awal tahun ini. Serangan ini telah menyebabkan warga pendudukan Humsa al-Fouqa saat ini tinggal tanpa perlindungan di bawah terik matahari.

Pada tahun 2016, para pemukim Israel mendirikan pos terdepan pemukiman di Al-Hama di Lembah Yordan Utara, dan mulai mengancam penduduk Palestina di daerah sekitarnya, dengan merebut area luas tanah penggembalaan yang dimanfaatkan penduduk Palestina untuk menggembalakan ternak mereka.

Pasukan pendudukan dan pemukim Israel berusaha untuk memaksakan “Kebijakan Pengasingan” terhadap petani Palestina dengan mencegah mereka mengakses tanah demi menghindari penyitaan mesin atau mengenakan denda jika mereka melanggar. Hal ini menyebabkan petani Palestina di kawasan itu pada dua pilihan, memilih meninggalkan tanah mereka atau memilih pendudukan Israel dengan cara kejam seperti itu.

Israel juga sengaja menimbulkan kerugian materil bagi para petani Palestina yang mempertahankan tanah mereka, dengan menargetkan traktor pertanian pendudukan, yang merupakan urat nadi para petani.

Lembah Yordan Palestina telah menjadi sasaran serangan sengit dan sistematis sejak Israel menganeksasinya pada tahun 1967. Pasukan pendudukan dan pemukim Israel tersebar di lebih dari 21 kawasan pemukiman dan berbagai pos penjagaan di sepanjang Lembah Yordan Palestina. Penduduk Palestina hampir setiap hari berhadapan dengan gangguan, ancaman, penghancuran lahan pertanian, perampasan tahan, hingga pengusiran yang kerap dilakukan pasukan dan pemukim Israel.

Para pemukim Israel merebut daerah pertanian paling subur di bawah tekanan senjata dan perintah tentara pendudukan, dengan dalih kawasan tersebut ditutup dan dikuasai militer.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir