Berdiri Sejak 1960-an, Israel Paksa Penduduk Palestina Hancurkan Rumah Mereka di Yerusalem

“Sekitar dua minggu yang lalu, kami membongkar apartemen anak saya dan rumah saya, dengan dalih membangun tanpa izin atau adanya konstruksi baru, tetapi hari ini kami menghancurkan rumah yang telah ada sejak sekitar tahun 1963. Kami telah tinggal di dalamnya selama 27 tahun,” kata Haji Ezzat Ziada.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,14 Jul 2021,09:57 AM

Yerusalem, SPNA - Otoritas Pendudukan Israel, pada Senin (12/07/2021), memaksa keluarga Ziada untuk menghancurkan rumah mereka yang sudah berdiri sejak tahun 1963.

Rumah keluarga Ziada terletak di tengah pemukiman Gilo, di mana berbagai unit pemukiman ilegal Israel didirikan. Kawasan pemukiman tersebut semakin berkembang dan pemerintah pendudukan Israel membangun jalan untuk menghubungkan pemukiman, dengan mengorbankan tanah dan penduduk Palestina.

“Sekitar dua minggu yang lalu, kami membongkar apartemen anak saya dan rumah saya, dengan dalih membangun tanpa izin atau adanya konstruksi baru, tetapi hari ini kami menghancurkan rumah yang telah ada sejak sekitar tahun 1963. Kami telah tinggal di dalamnya selama 27 tahun,” kata Haji Ezzat Ziada.

Ia menjelaskan bahwa pasukan pendudukan Israel menyerbu rumahnya sekitar seminggu yang lalu, dan menuntut agar mereka menghancurkan rumah lain miliknya, dengan mengklaim bahwa keputusan pembongkaran berdasarkan pada bangunan baru dan lama.

“Kami tidak punya pilihan selain menghancurkan rumah dengan tangan kami sendiri, tetapi saya akan tetap di tanah ini. Kami akan menempatkan tenda di tempat rumah. Kami tidak memiliki tempat berlindung lagi. Ketika anak saya menghancurkan rumahnya sendiri minggu lalu, dia pindah bersama istri dan tiga anaknya ke rumah saya. Hari ini, kami tidak punya pilihan,” ungkap Ziada.

Ziada menuntut agar pemilik tanah memberikan berbagai surat yang diperlukan untuk melindungi tanah mereka dan untuk melindungi keberadaan mereka di tanah tersebut.

“Saya sudah di rumah ini sejak 27 tahun. Saya memperbaikinya dan menyalurkan air dan listrik ke daerah ini. Dalam hitungan detik, tempat ini akan dihancurkan?” kisah Ziada.

Otoritas pendudukan Israel memberi tahu keluarga Ziada bahwa pembongkaran bertujuan untuk membuka akses jalan di daerah tersebut.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir