Dilindungi Polisi Zionis, Lebih dari 1.200 Pemukim Israel Serbu Masjid Al-Aqsha

Pasukan pendudukan Israel, sebagaimana dilaporkan Palinfo, mengizinkan pemukim Yahudi untuk menyerbu Masjid Al-Aqsa dari Gerbang Mughrabi yang jumlahnya mencapai lebih dari 1.200 pemukim, menurut laporan Departemen Wakaf Yerusalem.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,19 Jul 2021,11:17 AM

Yerusalem, SPNA - Pasukan pendudukan Israel dan berbagai kelompok pemukim Israel berturut-turut menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsha, pada Minggu (18/07/2021). Pasukan pendudukan Israel juga menyerang penduduk Palestina di halaman masjid.

Pasukan pendudukan Israel, sebagaimana dilaporkan Palinfo, mengizinkan pemukim Yahudi untuk menyerbu Masjid Al-Aqsha dari Gerbang Mughrabi yang jumlahnya mencapai lebih dari 1.200 pemukim, menurut laporan Departemen Wakaf Yerusalem.

Pasukan polisi pendudukan Israel menyerang murabithun, kelompok penduduk Yerusalem yang menjaga kompleks Al-Aqsha, dan memukuli mereka secara brutal di tengah aksi teriakan takbir dan slogan yang menyerukan perlindungan Masjid Al-Aqsha.

Konfrontasi akhirnya meletus dengan murabithun yang melemparkan batu, botol kosong, dan kursi plastic ke arah pasukan pendudukan, sementara pasukan pendudukan menembaki mereka. Sumber dari Yerusalem melaporkan bahwa beberapa anggota murabithun terluka akibat serangan Israel di Masjid Al-Aqsha.

Sementara itu, Muhammad Fityani, juru bicara media Departemen Emergensi di Rumah Sakit Bulan Sabit Merah di Yerusalem, mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel sempat mencegah kru ambulans memasuki halaman Masjid Al-Aqsa.

Fityani melaporkan bahwa ada sejumlah orang yang terluka di akibat bentrokan dan penyerangan terhadap jamaah yang dilakukan pasukan pendudukan Israel. Sejumlah petugas medis ditempatkan di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha untuk menangani korban luka-luka secara langsung. Komunikasi dilakukan antara Otoritas Islam dan Palang Merah untuk mengevakuasi korban luka parah.

Sejak pagi hari, pasukan pendudukan Israel memaksa para jamaah untuk keluar dari Masjid Al-Aqsha, sebagai bagian persiapan untuk memberi akses penyerbuan yang akan dilakukan para pemukim Yahudi pada siang hari.

Pasukan pendudukan Israel juga menyerang para pemuda Palestina yang berkumpul di dekat Bab Al-Amoud di Yerusalem. Kelompok pemuda ini menghadapi pawai provokatif pemukim Israel yang terorganisir di kawasan tersebut.

 

Saksi mata melaporkan bahwa pasukan pendudukan Israel memukuli sekelompok pemuda Palestina, menangkap dan memaksa mereka untuk menjauhi Bab Al-Amoud secara paksa. Pasukan pendudukan Israel memasang penghalang di daerah Bab Al-Amoud di Kota Tua Yerusalem.

Perwakilan Uni Eropa di Palestina menyatakan keprihatinan terkait ketegangan yang terus berlanjut di sekitar Masjid Al-Aqsa. Uni Eropa menyerukan Israel, dalam sebuah pernyataan pers untuk menghindari tindakan hasutan dan menghormati status quo Masjid Al-Aqsha.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir

Dilindungi Pasukan Pendudukan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Salfit

Pada malam harinya, penduduk Palestina dari desa Yasouf di Salfit menanggapi upaya tersebut dengan menyerbu para pemukim di daerah Al-Khalah. Sementara itu, pasukan pendudukan Israel menekan warga dengan menembakkan tabung gas air mata ke arah penduduk Palestina dan mengamankan penarikan para pemukim menuju pemukiman Taffouh, sebelah timur desa.