Mantan Kepala Dinas Intelijen Israel Dituduh Bocorkan Informasi Rahasia

Yossi Cohen (60 tahun) dituduh telah memberi tahu seorang pramugari terkait dengan siapa saja ia telah menjalin hubungan selama dua tahun terakhir masa jabatannya di Dinas Intelijen Israel yang mengandung informasi rahasia.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,22 Jul 2021,12:17 PM

Tel Aviv, SPNA - Jaksa Agung, Avichai Mandelblit, sebagaimana yang diberitakan Palinfo, pada Selasa (20/07/2021), telah mengajukan aduan terhadap mantan kepala dinas intelijen, Mossad, Yossi Cohen, dengan tuduhan membocorkan informasi rahasia.

Media Israel, Channel 13, melaporkan, pada hari Senin bahwa Yossi Cohen (60 tahun) telah memberi tahu seorang pramugari terkait dengan siapa saja ia telah menjalin hubungan selama dua tahun terakhir masa jabatannya di Dinas Intelijen Israel yang mengandung informasi rahasia.

Berdasarkan pengaduan tersebut, mantan kepala Mossad melanggar aturan keamanan informasi dengan mengungkapkan informasi rahasia kepada wanita itu. Informasi tersebut beberapa di antaranya dianggap mungkin membahayakan dirinya.

Penuntut Umum Israel saat ini sedang mempelajari apakah pembicaraan itu berkaitan dengan pelanggaran etika atau masuk dalam kategori tindakan kriminalitas.

Pada umumnya, para pemimpin Mossad tidak berbicara kepada media sampai bertahun-tahun setelah karir mereka selesai di badan intelijen. Namun, Yossi Cohen, berbicara kepada Channel 12 hanya seminggu setelah pensiun dari dinas intelijen.

Yossi Cohen masuk Mossad, pada tahun 1983, kemudian menjabat kepala divisi Tzomet, yang bertugas menangani perekrutan informan dan agen intelijen Israel dari 2006 hingga 2011. Pada tahun 2011 hingga 2013, ia menjabat sebagai Wakil Direktur Mossad. Pada Agustus 2015, Cohen menjabat Kepala Badan Intelijen Mossad, menggantikan Tamir Pardo, dan kemudian pensiun pada Juni 2021 lalu.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply