Pemukim Israel Serbu Kamp Tayasir di Lembah Yordan

Aksi ini disinyalir dilakukan sebagai bagian dari rencana aneksasi tanah Palestina di kawasan tersebut. Sumber lokal, sebagaimana dilansir dari Palinfo memberitakan bahwa sejumlah keluarga pemukim Israel memasuki lokasi kamp dan berkemah di tempat tersebut beberapa waktu.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,25 Jul 2021,11:22 AM

Tel Aviv, SPNA - Sejumlah keluarga pemukim Israel, pada Sabtu (24/07/2021), menyerbu lokasi kamp militer Tayasir milik tentara pendudukan Israel, yang telah dikosongkan sejak beberapa tahun sebelumnya.

Aksi ini disinyalir dilakukan sebagai bagian dari rencana aneksasi tanah Palestina di kawasan tersebut. Sumber lokal, sebagaimana dilansir dari Palinfo memberitakan bahwa sejumlah keluarga pemukim Israel memasuki lokasi kamp dan berkemah di tempat tersebut beberapa waktu.

Aksi ini telah dilakukan berulang kali selama beberapa hari terakhir dengan cara yang aneh dan mencolok.

Para pemukim Israel melakukan aksi pergerakan dan penyebaran ke sejumlah tempat di Lembah Yordan. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Aksi ini disinyalir untuk mengontrol semua kawasan tersebut secara menyeluruh, termasuk perbukitan, lereng, mata air dan lahan pertanian.

Kamp tentara pendudukan Israel, Tayasir, telah dikosongkan sejak beberapa tahun sebelumnya, tetapi terkadang pasukan pendudukan mendirikan sebuah pos pemeriksaan militer di pintu masuk ke arah kamp tersebut, karena lokasinya memangkas jalan menuju Wadi al-Maleh dan Lembah Yordan utara.

Lembah Yordan Palestina telah menjadi sasaran serangan sengit dan sistematis sejak Israel menganeksasinya pada tahun 1967. Pasukan pendudukan dan pemukim Israel tersebar di lebih dari 21 kawasan pemukiman dan berbagai pos penjagaan di sepanjang Lembah Yordan Palestina. Penduduk Palestina hampir setiap hari berhadapan dengan gangguan, ancaman, penghancuran lahan pertanian, perampasan tahan, hingga pengusiran yang kerap dilakukan pasukan dan pemukim Israel.

Para pemukim Israel merebut daerah pertanian paling subur di bawah tekanan senjata dan perintah tentara pendudukan, dengan dalih kawasan tersebut ditutup dan dikuasai militer.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir