Dengan Pengamanan Ketat, Pemukim Israel Serbu Al-Aqsha

Serbuan pemukim Israel biasanya kerap dilakukan pada saat pagi hari dan usai salat Zuhur, melalui Gerbang Mughrabi, yang kuncinya telah dikendalikan oleh otoritas pendudukan Israel, sejak pendudukan Yerusalem pada tahun 1967.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,28 Jul 2021,11:19 AM

Yerusalem, SPNA - Pemukim ekstremis Yahudi, pada Selasa pagi (27/07/2021), menyerbu Masjid Al-Aqsha melalui Gerbang Mughrabi, yang dijaga ketat oleh polisi pendudukan Israel.

Departemen Wakaf Islam Yerusalem dalam siaran pers menyatakan bahwa sebanyak 89 pemukim Israel menyerbu Masjid Al-Aqsha pada pagi hari dan berkeliaran di halaman masjid. Sebanyak 104 polisi Israel dengan pakaian sipil turut menyerbu ke dalam kompleks Al-Aqsha untuk melindungi pemukim ekstrimis Yahudi.

Departemen Wakaf menjelaskan bahwa para pemukim Israel melakukan ritual Talmud secara publik di halaman Masjid Al-Aqsha dan para ekstrimis Yahudi diduga juga diberikan penjelasan tentang “Kuil Suci”.

Polisi pendudukan yang ditempatkan di gerbang Al-Aqsha menahan beberapa identitas jemaah yang datang dari Yerusalem dan bagian dalam masjid yang diduduki. Mereka juga menahan seorang gadis di Gerbang Raja Faisal, salah satu pintu masjid, untuk dilakukan penyelidikan.

Pasukan pendudukan juga mencegah warga Palestina dari Tepi Barat memasuki Masjid Al-Aqsha dan mengancam akan menangkap mereka di gerbangnya.

Masjid Al-Aqsha setiap hari menghadapi serangkaian serangan dan pelanggaran oleh pemukim Israel, yang disertai provokasi terhadap jamaah Palestina, penangkapan dan deportasi dari masjid yang dilakukan polisi pendudukan Israel.

Serbuan pemukim Israel biasanya kerap dilakukan pada saat pagi hari dan usai salat Zuhur, melalui Gerbang Mughrabi, yang kuncinya telah dikendalikan oleh otoritas pendudukan Israel, sejak pendudukan Yerusalem pada tahun 1967.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir