Ben & Jerry's, Pendukung Israel Tapi Penentang Permukiman

Melalui opini yang diterbitkan The New York Times, para pendiri menegaskan, "Adalah mungkin untuk mendukung Israel dan menentang beberapa kebijakannya, sama seperti kami menentang kebijakan pemerintah AS."

BY Mohamed AlhirtaniEdited Fri,30 Jul 2021,11:43 AM

Vermont, SPNA,  Pendiri es krim Ben & Jerry's menyatakan bahwa mereka adalah "orang Yahudi yang bangga", sebab Israel menadi salah satu pasar luar negeri pertama mereka. Mereka juga menegaskan bahwa mereka adalah "pendukung Negara Israel."

Namun, melalui sebuah opini yang diterbitkan oleh The New York Times pada hari Rabu (28/07/2021), mereka menyatakan, "Adalah mungkin untuk mendukung Israel dan menentang beberapa kebijakannya, sama seperti kami menentang kebijakan pemerintah AS."

"Kami dengan tegas mendukung keputusan perusahaan untuk mengakhiri bisnis di wilayah pendudukan, yang oleh mayoritas masyarakat internasional, termasuk PBB, dianggap sebagai pendudukan ilegal."

Namun, meskipun mereka tidak memiliki kendali operasional atas perusahaan yang mereka dirikan pada tahun 1978 itu, para pendiri tersebut menatakan, "Bangga dengan tindakannya dan percaya bahwa mereka berdiri di sisi yang benar dari sejarah."

Menurut mereka, "Dalam pandangan kami, menghentikan penjualan es krim di wilayah pendudukan adalah salah satu keputusan terpenting yang telah dibuat perusahaan dalam 43 tahun peralanannya. Ini keputusan yang sangat berani bagi perusahaan. Meskipun tidak diragukan lagi tahu bahwa responsnya akan cepat dan kuat, Ben & Jerry's mengambil langkah untuk menyelaraskan bisnis dan operasinya dengan nilai-nilai progresifnya."

Mereka menekankan bahwa dukungan mereka untuk keputusan perusahaan "bukan kontradiksi" atau "anti-Semitisme". Selain itu, "Faktanya, kami percaya tindakan ini dapat dan harus dilihat sebagai memajukan konsep keadilan dan hak asasi manusia, prinsip inti dari Agama Yahudi."

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir