Kasus Langka: Bayi Perempuan Israel Lahir dengan Janin di Rahimnya

Bayi tersebut lahir pada awal bulan ini di Rumah Sakit Assuta di Ashdod. Kondisi kelahiran bayi dengan janin di dalamnya hanya terjadi sekali dalam 500 ribu kelahiran.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,31 Jul 2021,01:30 PM

Tel Aviv, SPNA - Sebagaimana dilansir Time of Israel pada Kamis (29/07/2021), seorang bayi perempuan lahir di Israel dengan janin di dalam rahimnya. Kondisi medis langka ini mengejutkan tim dokter setempat.

Bayi tersebut lahir pada awal bulan ini di Rumah Sakit Assuta di Ashdod. Kondisi kelahiran bayi dengan janin di dalamnya hanya terjadi sekali dalam 500 ribu kelahiran.

Pemeriksaan dan ultrasonografi pada tahap akhir kehamilan menemukan bahwa perut janin membesar, dan setelah kelahiran alaminya, para dokter memeriksanya dengan cermat dan memastikan bahwa ada benda di dalam bayi yang baru lahir. Para dokter segera melakukan berbagai pemeriksaan tambahan termasuk ultrasound dan rontgen.

“Kami terkejut mengetahui bahwa benda itu adalah janin,” kata Omer Globus, direktur departemen neonatologi di Rumah Sakit Assuta.

Sebuah tim ahli senior di rumah sakit melakukan operasi dan akhirnya mengeluarkan dua kista identik dari perut bayi yang baru lahir.

“Kami kira ada lebih dari satu dan kami masih menyelidikinya,” kata Globus.

Globus menekankan bahwa sisa-sisa itu bukanlah embrio yang terbentuk sempurna, tetapi hanya embrio yang berkembang sebagian. Ia mengatakan tim dokter dapat melihat beberapa tulang dan jantung.

“Tapi itu tidak terlihat seperti janin seperti yang Anda bayangkan,” katanya.

Globus mengatakan operasi itu berhasil dan bayinya diharapkan pulih sepenuhnya. Bayi yang baru lahir dan ibunya, yang juga memiliki tiga anak lainnya saat ini telah dipulangkan.

Globes mengatakan ada sejumlah teori kedokteran terkait bagaimana kasus seperti itu terjadi, salah satunya menyebut bahwa kehamilan dimulai dengan anak kembar, tetapi kemudian salah satunya menyerap janin lainnya.

“Ini terjadi sebagai bagian dari proses perkembangan janin ketika ada rongga yang menutup selama perkembangan dan salah satu janin memasuki ruang seperti itu. Janin di dalam sebagian berkembang, tetapi tidak hidup dan tetap di sana,” kata Globes menjelaskan.

(T.FJ/S: Time of Israel)

leave a reply