45.000 Jemaah Laksanakan Shalat Jumat di Al-Aqsha

Kompleks Masjid Al-Aqsha secara rutin menjadi sasaran serbuan para pemukim Yahudi yang dilakukan dengan bantuan pengamanan pasukan pendudukan Israel.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,21 Aug 2021,01:59 PM

Yerusalem, SPNA - Sebanyak 45.000 penduduk Palestina, melaksanakan salat Jumat (20/08/2021), di kompleks Masjid Al-Aqsha, meskipun menghadapi hambatan dari pasukan pendudukan Israel.

Departemen Wakaf Islam Yerusalem melaporkan bahwa jamaah dari Yerusalem, wilayah yang diduduki dan Tepi Barat berbondong-bondong menuju masjid untuk melakukan salat Jumat.

Sabtu hari ini, merupakan peringatan 52 tahun pembakaran Masjid Al-Aqsha.  Pembakaran ini terjadi pada tanggal 21 Agustus 1969, yang dilakukan seorang Zionis Australia bernama Michael Dennis Rohn. Saat itu, api menghanguskan seluruh isi sayap timur Masjid Qibli yang terletak di sisi selatan kompleks masjid, termasuk mimbar bersejarah, Mimbar Salahuddin.

Kompleks Masjid Al-Aqsha secara rutin menjadi sasaran serbuan para pemukim Yahudi yang dilakukan dengan bantuan pengamanan pasukan pendudukan Israel.

Penyerbuan biasanya berlangsung dalam dua gelombang, pada pagi hari dan setelah salat Zuhur, melalui Gerbang Mughrabi di Tembok Barat Al-Aqsha. Serbuan ini terus dilakukan sebagai bagian dari tur berkala yang yang bertujuan untuk mengubah realitas di Kota Suci dan Masjid Al-Aqsha.

Pendudukan Israel menargetkan warga Yerusalem melalui penangkapan, deportasi dan denda, dengan tujuan menjauhkan mereka dari Masjid Al-Aqsha, dan membiarkan Masjid Al-Aqsha dalam ambisi pemukim Israel.

Dalam laporan berkala, yang dikeluarkan oleh kantor media Hamas di Tepi Barat, mencatat bahwa pendudukan Israel telah melakukan 3.886 pelanggaran selama bulan Juli.

Pasukan pendudukan dan pemukim Israel melakukan 22 serangan terhadap tempat ibadah dan tempat-tempat suci, mendeportasi tiga warga dari tempat tinggal mereka dan Masjid Al-Aqsha, sambil memberikan perlindungan kepada 3.387 pemukim yang menyerbu Al-Aqsha selama periode yang sama.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir