Israel Ungkap Insiden Terlukanya Seorang Tentara di Perbatasan Gaza

Saluran 13 Israel melaporkan bahwa penembak tentara Israel di perbatasan Gaza melepaskan tiga peluru, yang salah satunya mengenai kepala tentara dari jarak nol.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,23 Aug 2021,02:04 PM

Tel Aviv, SPNA - Saluran 13 Israel, pada Minggu (22/08/2021), merilis detail menarik terkait insiden pada saat seorang tentara Israel terluka parah di perbatasan Jalur Gaza, pada hari Sabtu.

Seperti dikutip Palestina Today, Saluran 13 melaporkan bahwa penembak tentara Israel di perbatasan Gaza melepaskan tiga peluru, yang salah satunya mengenai kepala tentara dari jarak nol.

Menurut hasil investigasi, tentara mengklaim bahwa penembak menyembunyikan senjata di pakaian. Menariknya, ini terjadi beberapa saat sebelum aksi penembakan itu terjadi, sehingga tidak diketahui oleh pasukan pendudukan Israel.

Masih dalam laporrannya, Saluran 13 menambahkan bahwa pada hari Sabtu tersebut terjadi dua insiden di tempat yang sama. Selain penembakan, para demonstran juga mencoba merampas senjata tentara Israel. Insiden ini terjadi di sebuah celah pengintai lain yang berada dekat dengan celah pengintai tentara yang terluka akibat penembakan tersebut.

“Dalam insiden pertama, tentara mengambil senjata dan menembak orang Palestina, yang mencoba merebut senjatanya dan berupaya menetralisir keadaan,” ungkap Saluran tersebut.

Media Israel ini menunjukkan bahwa Divisi Tempur Gaza pasukan Israel tidak siap menghadapi skenario seperti itu dan berharap kelompok Hamas untuk mencegah para demonstran mendekati pagar perbatasan.

Saluran 13 menunjukkan bahwa setelah sekitar 400 penduduk Palestina mencoba melintasi perbatasan, asukan pendudukan Israel mendekati pagar perbatasan dan membuka celah-celah pengintai di pagar perbatasan itu untuk menekan para demonstran.

Tentara pendudukan Israel harus menggunakan cara yang lebih kompleks dalam menghadapi konfrontasi di waktu mendatang untuk meminimalisir risiko terhadap pasukan Israel, dan menggunakan celah pengintai dengan cara yang berbeda.

Tentara pendudukan Israel sedang dalam persiapan yang lebih ketat di perbatasan Jalur Gaza, untuk mengantisipaasi kemungkinan berlanjutnya pawai pada minggu depan.

Pada Sabtu (21/08/2021), pada hari insiden ini terjadi, ribuan penduduk Palestina berpartisipasi dalam peringatan 52 tahun pembakaran Masjid Al-Aqsha.

Pembakaran Masjid Al-Aqsha terjadi pada tanggal 21 Agustus 1969, yang dilakukan seorang Zionis Australia bernama Michael Dennis Rohn. Saat itu, api menghanguskan seluruh isi sayap timur Masjid Qibli yang terletak di sisi selatan kompleks masjid, termasuk mimbar bersejarah, Mimbar Salahuddin.

(T.FJ/S: Palestina Today)

leave a reply