Razan Al-Nasar, Gadis Palestina Pengrajin Aksesoris yang Berhasil Mengubah Hobi Menjadi Peluang Bisnis

[Keterbatasan tidak membuat anak-anak Palestina berhenti untuk berkarya. Salah satunya gadis Palestina, Razan Al-Nazar misalnya. Ia berhasil mengubah hobi membuat aksesoris kerajinan tangannya menjadi sebuah peluang bisnis.]

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,30 Aug 2021,11:18 AM

Tepi Barat, SPNA - Razan Al-Nasser, seorang gadis tiga belas tahun Palestina dari desa Deir Sharaf, sebelah barat kota Nablus, sangat lihai dalam merangkai aksesoris kerajinan tangan dalam berbagai bentuk. Gadis yang juga unggul disekolahnya ini berhasil mengubah hobinya menjadi sebuah peluang bisnis dengan memanfaatkan media sosial.

Keberhasilan Razan dimulai dengan memanfaatkan manik-manik yang ada di rumahnya untuk membuat aksesoris untuk dipakai sendiri. Dia juga mendaftar di beberapa kursus khusus selain belajar dari internet dan YouTube.

Merasa percaya diri dengan kualitas karyanya dan adanya pesanan dari beberapa kerabat, Razan berinisiatif untuk memamerkan hasil karya di halaman Facebook. Aksesoris yang dia hasilkan memiliki ragam jenis, seperti set anak, gelang, kalung dan tasbih. 

Razan mengaku mendapatkan dukungan penuh dari orangtua.

"Orang tua saya terus membantu dan mendukung hobi untuk mengisi waktu luang saya ini. Hal itu membuat saya dapat mempelajari sesuatu yang baru setiap harinya. Dan saya masih harus banyak belajar lagi tentang dunia aksesoris dan kerajinan tangan." Ungkapnya.

Seni aksesoris sangat bergantung pada imajinasi dan kemampuan untuk memperhatikan hal-hal detail kecil, yang membuatnya berbeda dari seni lainnya. Reaksi positif yang didapatkan Razan dari media sosial memotivasinya untuk terus berkarya dan mengembangkan bakat.

Ayah Razan, Anan Al-Nasser, mengatakan, “Kami mendukung penuh Razan untuk mengembangkan bakatnya, tapi dengan syarat dia tetap memperhatikan pendidikannya.'

Razan menghadapi beberapa kesulitan, seperti kurangnya beberapa alat yang diperlukan untuk bekerja dan sulit membelinya di Palestina.

Untuk mengakali hal tersebut dia terkadang menggunakan bahan alternatif atau membelinya langsung dari luar negeri, meski itu akan memakan waktu yang lama.

Razan menceritakan bahwa ada banyak hal bagus yang dapat dia kerjakan. Namun apa boleh buat ia sangat kesulitan untuk mendapatkan bahan dasar yang dibutuhkan.

Razan bercita-cita untuk mengembangkan kemampuannya, dan berniat mempelajari segala sesuatu yang baru di bidang aksesoris. Dia juga berharap di masa depan dapat memperluas ruang lingkup pekerjaannya seperti memiliki toko aksesoris dan kerajinan sendiri.

(T.HN/S: arabic.sputniknews.com)

leave a reply