Bennett Rayu AS untuk Dirikan "NATO"  di Timur Tengah

Dalam kunjungan pertamanya ke Amerika, PM Israel Naftali Bennett mengusulkan Amerika untuk mendirikan sebuah aliansi militer yang mirip dengan NATO di Timur Tengah. Hal itu bertujuan untuk membentengi negara Yahudi tersebut dari serangan Iran.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,30 Aug 2021,11:19 AM

Washington, SPNA - Salah satu saluran TV Israel, KAN, melaporkan, pada Minggu (29/08/2021) malam, bahwa Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett menyarankan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pembentukan aliansi militer yang mirip dengan NATO, yang akan mencakup Israel,  negara-negara Teluk dan Yordania.

KAN memberitakan bahwa hal itu merupakan proyek pertahanan bersama antara Israel, negara-negara Teluk, dan Yordania, untuk perlindungan komprehensif dari ancaman Iran."

Pertahanan tersebut salah satunya berwujud pemasangan radar dan alarm, untuk melawan ancaman udara dari Iran.

Gilly Cohen, koresponden KAN di Washington, mengatakan bahwa Bennett mengusulkan, selama pertemuannya Presiden AS Joe Biden, untuk membentuk kekuatan pertahanan bersama yang mirip dengan NATO antara Israel dan negara-negara Teluk sebagai alternatif untuk melawan ancaman Iran."

NATO atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara adalah sebuah organisasi militer internasional yang terdiri dari 2 negara Amerika Utara dan 28 negara Eropa yang bertujuan untuk keamanan bersama yang didirikan pada tahun 1949.

Perlu diketahui, bahwa PM Israel, Naftali Bennett, Jumat (27/08/2021), baru saja bertemu dengan Presiden  AS Joe Biden di Gedung Putih. Pertemuan tersebut merupakan pertama kalinya bagi Bennett setelah terpilih sebagai Perdana Menteri pada Juni lalu.

Dalam beberapa waktu terakhir, Israel berhasil membangun kembali hubungan diplomatik mereka dengan sejumlah negara di wilayah Timur Tengah. Hal tersebut sangat penting bagi Israel, setelah sebelumnya tumbuh di tengah isolasi negara-negara Arab tetangganya.

Pada September 2020, Israel menandatangani normalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain di bawah naungan mantan Presiden AS Donald Trump. Israel juga berhasil menyambung hubungan diplomasi dengan Sudan dan Maroko.

 (T.HN/S: Arabic.sputniknews.com)

leave a reply
Posting terakhir